Tuesday, 20 Feb 2018
Temukan Kami di :
News

Arsitek Cantik Jadi Korban Remas Payudara Pemotor Misterius di Depok

Aisyah Isyana - 13/09/2017 23:52

Beritacenter.COM - Pelecehan seksual menimpa aristek cantik berinisial CP (23). Payudaranya diremas pengendara motor misterius di Gang Pinang, Beji, Kota Depok. Parahnya, pelecehan itu tak hanya sekali dialami korban, namun dua kali diwaktu yang berbeda.

“Yang pertama pas bulan puasa lalu. Saat saya mau berangkat ke kantor, ada cowok dari belakang naik motor Vario putih langsung meremas payudara. Saya reflex langsung pegang motornya, saya sempat terjatuh, ungkapnya di Mapolresta Depok, Rabu, 13 September 2017.

Wanita muda ini mengungkapkan ciri-ciri pelaku, namun sayang keterangannya tak begitu jelas lantaran pelaku menggunakan masker dan helm."Ciri-cirinya dia pakai jaket hitam, masker dan helm. Jadi enggak jelas mukanya. Kabur ke arah Margonda,” jelasnya.

Pelecehan kedua dialami korban pada Selasa (12/9) kemarin. Namun, kali ini pelaku menggunakan motor yang berbeda, yakni motor Honda Beat bernomor polisi B 2730 EAA.

“Belajar dari kejadian pertama, saya teriak tapi coba lebih tenang dengan mencatat nomor polisi. Perawakan orangnya berbeda, tapi masih sama pake masker dan helm serta jaket. Saya duga ini masih komplotan yang memiliki orientasi seksual tertentu,” tutur CP.

Peristiwa pelecehan seksual yang menimpa CP, rupanya juga dialami oleh rekan satu kostnya. Korban lainnya, mengaku juga mengalami peristiwa serupa di kawasan tersebut.

“Kayaknya emang dia nyari mangsa di situ. Ada teman kosan juga mengaku pernah digituin. Saya rasa korbannya banyak, tapi enggak ngelapor. Di sini kebanyakan yang kos mahasiswi,” katanya.

Dengan adanya kejadian tersebut, CP berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku. Ia juga berharap, Pemerintah Kota Depok dapat mempertimbangkan untuk melakukan pemasangan kamera tersembunyi untuk memantau gerak-gerik pelaku.

“Harapannya, Pemkot Depok segera pasang CCTV di gang itu dan gang lainnya juga. Kalau ada CCTV orang yang mau berindak jadis pikir-pikir lagi. Polisi juga harus menangkap pelakunya segera. Semoga enggak ada lagi kejadian yang sama atau lebih parah,” tandasnya.



Berita Lainnya

Pemerintah AS Cabut Sanksi Kopassus

20/02/2018 14:03 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat