Friday, 23 Feb 2018
Temukan Kami di :
Ekonomi

Rawan Longsor Dan Bencana, Tambang Liar Ditutup Aparat

Indah Pratiwi - 07/08/2017 18:27

Beritacenter.com - Pertambangan ilegal tanpa izin resmi yang berada di lokasi Kabupaten Garut dan Sumedang ditutup oleh Polda Jawa Barat lantaran tidak memiliki izin usaha pertambangan(IUP).

Hal ini disampaikan oleh Subdit Tipider Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, AKBP Dony Eka Putra yang mengatakan bahwa pengelola tambang tidak dapat menunjukan IUP yang wajib dimiliki pengusaha tambang baik pasir maupun batu sehingga terpaksa untuk ditutup.

Penutupan tambang tersebut ilegal lantaran lokasi berada di kaki Gunung Guntur Garut dan Sungai Cihonje Sumedang yang masuk ke dalam zona merah. Sehingga lokasi itu sangat berbahaya lantaran rawan longsor dan bencana alam.

"Hasil penambangan pasir dijual Rp300.000 sampai Rp400.000 per truk. Sedangkan batu dijual Rp375.000 per truk," kata Dony di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (7/8/2017).

Selain itu, polisi juga melakukan pemasangan police line dari empat tambang ilegal tersebut. Keempat usaha diduga melanggar pasar 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Kami akan gelar perkara kasus ini untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab danbpantas dijadikan tersangka," tutur dia.



Berita Lainnya

Jangan Panik, Utang Luar Negeri Masih Aman

22/02/2018 08:00 - Aisyah Isyana

Harga Emas Turun Rp 1.000 Menjadi 636.000

12/02/2018 10:53 - Bunga Putri

Nilai Rupiah Mulai Melemah Terbatas

12/02/2018 08:55 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat