Jumat, 22 September 2017 - 03:53 WIB

Arteria Dahlan : Inilah Hal-Hal yang Harus Diperbaiki KPK

KPK juga merupakan lembaga yang mempunyai tugas melakukan supervisi pencegahan kasus korupsi. Kasus korupsi e-KTP juga sudah disupervisi oleh KPK itu sendiri. Jadi bila sudah disupervisi, kemudian masih ada korupsi berarti pencegahan korupsi oleh KPK sudah dipastikan gagal.

Oleh : Sari Intan Putri | Rabu, 12 Juli 2017 | 00:41 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM. Arteria Dahlan yang merupakan anggota Komisi II DPR-RI membeberkan beberapa informasi terkait KPK dan Pansus Hak Angket dalam Indonesia Lawyers Club atau yang akrab disebut dengan ILC di TvOne, Selasa (11/7/2017).

Arteria mengungkapkan bahwa DPR hanya ingin mengajak pihak KPK untuk berbicara tentang perbaikan kinerja yang ada di dalam KPK itu sendiri. Bukan untuk mengintervensi tentang kinerja KPK itu sendiri, jelas bukan.

"Kita telah mengajak KPK untuk datang, untuk membahas hal yang selama ini harus segera diperbaiki, yaitu kinerja KPK. Bukan berencana untuk membubarkan," tegas Arteria.

Arteria lebih lanjut juga mengatakan bahwa banyak permasalahan di KPK yang mesti harus segera dibenahi. Antara lain adalah tahapan-tahapan KPK dalam memulai penyelidikannya hingga pelimpahan kasus tersebut kepada pengadilan.

Di dalam penyelidikan, apakah harus setiap orang disadap tanpa ada indikasi awal bahwa orang tersebut sedang melakukan kejahatan dalam hal ini korupsi? Apakah semua orang bisa disadap sesuai keinginan KPK tanpa ada indikasi pelanggaran hukum? Jelas seharusnya tidak bisa KPK mau menyadap orang tanpa ada indikasi atau bukti permulaan yang kuat. Tetapi pada kenyataannya, KPK tidak sesuai dalam hal penyadapan orang. Ini kan jelas melanggar hukum.

Selain itu, pada saat pemeriksaan terhadap tersangka, apa dibenarkan tersangka dilarang ditemani oleh pengacaranya? Hal itu juga tidak benar.

"Masak tersangka dilarang untuk ditemani oleh pengacaranya? Itu pelanggran hak asasi," tegas Arteria.

KPK juga merupakan lembaga yang mempunyai tugas melakukan supervisi pencegahan kasus korupsi. Kasus korupsi e-KTP juga sudah disupervisi oleh KPK itu sendiri. Jadi bila sudah disupervisi, kemudian masih ada korupsi berarti pencegahan korupsi oleh KPK sudah dipastikan gagal.

Kasus e-KTP menyebabkan data warga negara Indonesia saat ini masih berada di orang asing, karena proyek e-KTP tersebut bekerjasama dengan tander dari luar negeri.

"Proyek e-KTP itu berhubungan dengan tander yang berada di luar negeri, jadi orang asing juga bisa mengetahui data-data penduduk di negara kita. Itu sebenarnya merupakan pelanggaran hukum, karena memberikan data pemerintah ke orang asing," ungkap Arteria.

Ada beberapa kasus yang ditangani KPK yang sampai saat ini belum selesai. Namun Arteria tidak menyebutkan nama-nama yang terkait dalam kasus tersebut.

"Ada sekitar 36 tersangka kasus korupsi, bahkan 1 tersangka pun juga belum disentuh oleh KPK. Saya tidak mengada-ada, ini semua ada buktinya. Silahkan yang mau menuntut saya dengan pencemaran nama baik, silahkan. Apabila terbukti saya salah, saya siap untuk dituntut. Namun bila saya terbukti benar, ya tolong kinerja KPK sama-sama kita perbaiki. Tidak dibubarkan kok," ungkap anggota Komisi II DPR tersebut.

Jadi pada intinya keberadaan Pansus Hak Angket KPK ini bukan untuk mengganggu tugas pemberantasan korupsi yang dilakukukan oleh KPK, jelas bukan. Maksud keberadaan Pansus Hak Angket KPK ya untuk memperbaiki kinerja KPK yang selama ini masih belum benar.

"Bukannya malah diundang secara resmi malah tidak datang, jangan begitu," lanjut Arteria.

Anehnya lagi yang terjadi di dalam proses penyidikan KPK, ada tersangka yang di tawarin untuk bisa pulang ke rumah temuin istri, anak dan keluarga yang lainnya. Tetapi dengan syarat agar bisa membantu memberikan informasi siapa saja yang melakukan korupsi serupa.

"Ini kan tidak benar. Masak ada tersangka yang ditawari untuk bisa pulang ke rumah temuin istri dan anak, serta hukumannya diringankan. Tetapi dengan syarat membantu memberikan informasi siapa saja yang melakukan korupsi serupa. Itu kan jelas gak benar. Bahkan lebih parahnya, bila mau membantu cuman divonis 3 bulan dan bila tidak mau membantu memberikan informasi divonis 10 tahun. Ini fakta, saya ada buktinya. Jadi silahkan bila tidak mau mengakuinya, nanti tinggal kita buka bersama bukti-buktinya," lanjutnya.

"Ada juga yang melakukan tindak kejahatan dengan yang menyuruh untuk melakukan kejahatan tersebut, vonisnya lebih lama yang melakukan tindak kejahatan tersebut. Apakah hal itu benar, kan hal itu tidak benar. Sebenarnya masih banyak yang perlu diperbaiki di dalam KPK. Jadi maksud dari Pansus ini ya itu tadi, bukan mau mengganggu kerja KPK, tapi untuk membantu memperbaiki hal yang kurang benar," ungkap Arteria lebih lanjut.

 

 

 





#KPK #Pansus Hak Angket KPK #Arteria Dahlan #ILC #Indonesia Lawyers Club #Memperbaiki Kinerja KPK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Persib Bandung Sia-siakan Laga Kandang Lawan Bali United

BeritaCenter.COM - Persib Bandung membuang kesempatan menang saat menjalani laga kandang lawan Bali United pada..
Bola - 7 jam yang lalu

Lini Depan Madura United Dapat Perhatian Khusus Pelatih Sriwijaya FC

BeritaCenter.COM - Jelang laga Madura United versus Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 1 Indonesia yang akan digelar di..
Kesehatan - 9 jam yang lalu

Buah Kecil Ini Mampu Cegah dan Menghancurkan Batu Ginjal

Beritacenter.com - Buah jeruk nipis dikenal akan asamnya yang luar biasa akan tetapi sangat berkhasiat. Salah satunya..
Kesehatan - 10 jam yang lalu

Bolehkah Ibu Hamil Berkendara Kendaraan Mobil Atau Sepeda Motor ?

Beritacenter.com - Para Ibu Hamil sering mengkhawatirkan kondisi kehamilannya saat menaiki kendaraan sepeda motor..
News - 10 jam yang lalu

Nobar Film G30S/PKI di Markas Kopassus Cijantung ‘Diserbu’ Masyarakat

BeritaCenter.COM - Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Cijantung, Jakarta Timur, Rabu malam (20/9) didatangi..
News - 11 jam yang lalu

BNN Amankan Ratusan Kilogram Sabu Plus Puluhan Ribu Ekstasi Yang Akan Diselundupkan Ke Indonesia

BeritaCenter.COM - 137,75 kilogram dan 42.500 butir ekstasi dari Malaysia yang akan diselundupkan ke Indonesia dalam..
Bola - 11 jam yang lalu

Takluk Dari Leicester, Juergen Klopp : Saya Masih Percaya Liverpool Klub Hebat

Beritacenter.com - Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengaku masih percaya jika The Reds adalah klub sepak bola hebat..
Kesehatan - 13 jam yang lalu

Rokok Elektrik Atau Rokok Tembakau , Mana Lebih Aman?

Beritacenter.com – Rokok elektrik atau yang kita sebut vape atau e-cigarette, diciptakan pertama kali di Cina..
Kriminal - 15 jam yang lalu

Polisi Bekuk 3 Pelaku Pengoplos Gas Elpiji 12 Kg Isi 3 Kg

Beritacenter.COM - Tiga pelaku pengoplos tabung gas Elpiji Pertamina 12 kg yang diisi dengan takaran tabung gas melon..
16 jam yang lalu

Tipu Para Turis dan Mengaku Agen Bea Cukai, Wanita ini Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Personel Satreskrim Polres Jakarta Selatan mengamankan perempuan berbadan gempal yang mengaku..
News - 18 jam yang lalu

Wah, Semuanya Dukung Nobar Film G30S/PKI

(Ya) Perintah saya, mau apa memangnya
News - 18 jam yang lalu

Suka Bolos dan Gunakan Narkoba, 2 Anggota Polisi Dipecat Secara Tidak Hormat

Saat sidang, penuntut menghadirkan 2 orang terduga pelanggar atas nama Aiptu Ramli Purba dan Brigadir Joni P Manik
Kesehatan - 20 jam yang lalu

Bebas Dari Penyakit Jantung Dengan Hindari 8 Makanan Ini

Beritacenter.com - Penyakit jantung merupakan penyakit dengan potensi kematian yang terbilang cukup tinggi, bahkan..
News - 1 hari yang lalu

Polri Sita Ribuan Kontainer Milik Dirut PT SBI

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri menetapkan Dirut PT SBI sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana kredit Bank..
Olahraga - 1 hari yang lalu

Gempur Myanmar 10-2, Indonesia Lolos ke Semifinal ASEAN Parahames

Beritacenter.COM - Tim sepak bola Celebral Palsy (CP) Indonesia mampu menoreh kemenangan 10-2 atas Myanmar di Field C..
Peristiwa - 1 hari yang lalu

Arakan Pawai Obor Meriahkan Tahun Baru Islam

Beritacenter.com - Para santri dan santriawati rayakan pesta tahun baru Islam 1439 Hijriah dengan melakukan pawai..
Opini - 1 hari yang lalu

Tradisi Unik Ini Sambut Tahun Baru Islam

Beritacenter.com - Umat Islam di seluruh belahan dunia kini akan melakukan penyambutan tahun baru Islam 1439 Hijriah..
Moto GP - 1 hari yang lalu

Rossi Nekat Akan Ikut GP Aragon

BeritaCenter.COM - Akhir pekan ini, Valentino Rossi memutuskan untuk mengikuti Grand Prix Aragon, Spanyol, setelah..
Kriminal - 1 hari yang lalu

Biadab !! Ayah Kandung Perkosa Anaknya Hingga 2 Kali

Beritacenter.com - Entah setan apa yang merasuki seorang ayah berinisial S (51). Pasalnya ayah paruh baya ini tega..
News - 1 hari yang lalu

Polisi Kantongi Petunjuk Keterlibatan Parpol Dalam Kelompok Saracen

BeritaCenter.COM - Aparat kepolisian terus memburu pihak lain yang terindikasi terlibat dengan kelompok penyebar..
Kesehatan - 1 hari yang lalu

Inilah Makanan Enak Yang Harus Kamu Jauhi Jika Kamu Ingin Bebas Dari Penyakit Jantung

Beritacenter.com - Serang jantung adalah penyakit yang mematikan di dunia hingga saa ini. Hal yang kamu bisa lakukan..
Entertainment - 1 hari yang lalu

Artis Nurul Arifin Digadang-gadangkan Jadi Calon Walikota

Beritacenter.com - Artis Nurul Arifin dikabarkan akan diusung oleh Partai Golkar untuk maju menjadi calon walikota..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi