Selasa, 22 Agustus 2017 - 10:35 WIB

Mengandung Fragmen Babi, BPOM Bekukan Ijin Importir Mie Samyang

Oleh : Aisyah Isyana | Senin, 19 Juni 2017 | 17:23 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Ijin edar produk mie instan asal Korea ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lantaran mengandung fragmen babi. Adapun hal itu diungkapkan Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito sebagai sanksi administratif kepada importir.

"Kita lakukan penarikan izin edar dan juga meminta importir untuk segera menarik produk tersebut dari pasar. Ini adalah sanksi administrasi yang bisa segera kami lakukan itu," kata Penny di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin, 19 Juni 2017.

Penny menghimbau kepada seluruh kepala BPOM di setiap provinsi untuk memastikan keempat produk mi, yaitu Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan rasa Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black), dan Ottogi (mi instan Yeul Ramen) sudah tidak beredar di pasaran.

Dari surat perintah penarikan yang dikeluarkan BPOM pusat, importir empat produk itu adalah PT Koin Bumi. Penny mengatakan importir tersebut telah menyalahgunakan izin edar yang diberikan BPOM.

"Kami lakukan pengawasan di jalur distribusi. Tapi ternyata ditemukan pelanggaran. Maka sanksinya pencabutan izin edar. Dan selanjutnya menarik semua (produk). Dan kita lihat ke depan sanksi lebih tegas apa yang bisa kita lakukan," ujarnya.

"Itu akan kita bekukan, dia tidak bisa impor tersebut dan kalaupun lakukan impor, pasti sudah masuk daftar blacklist kita," sambung dia.

Penny mengatakan, pihaknya telah memberikan peringatan kepada importir yang sebelumnya telah melanggar. Namun, ternyata pelanggaran kembali dilakukan oleh importir lainnya.

Atas pelanggaran ini, BPOM pun membekukan izin impor untuk keempat produk mi asal Korea tersebut. Selain itu, BPOM pun akan memperketat proses registrasi bagi produk-produk tersebut.

"Jadi saya kira, kita akan sementara waktu, produk ini kita bekukan dulu untuk importirnya. Kemudian akan ada pengetatan dalam hal registrasi dan juga sebagai pengetatan juga," ungkapnya.

Saat ini, BPOM belum melanjutkan kasus ini ke ranah pidana. Penny mengimbau masyarakat untuk ikut waspada terhadap produk-produk impor yang beredar di pasaran dan melaporkan kepada BPOM.

"Untuk penindakan, hukum pidana tentu akan bekerja sama dengan kepolisian. Itu selalu kami lakukan. Untuk saat ini kami sedang menarik izin edar sebagai sanksi administratif kami. Tapi kalau sudah ada indikasi ke arah pidana, kita akan ajak kepolisian. Satu lagi, aspek edukasi, preventif. Kami ingin masyarakt tetsap wapada terhadap produk impor," tuturnya.





#Beritacenter #BPOM #Ijin Edar #Fragmen Babi #Samyang #Korea #Mi instan Mengandung Babi


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






News - 0 menit yang lalu

Mayat Pria Ditemukan Tewas Dengan Mulut Keluar Darah

Penyebab kematian masih menunggu hasil tim dokter forensik. Namun dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda..
Peristiwa - 36 menit yang lalu

Nahas, Balita Ditemukan Tewas Didalam Gorong-gorong

Korban Wildan ini ditemukan tewas dalam gorong-gorong di siring tersebut pada Senin (21/8) pagi sekitar pukul 11.45 WIB
News - 1 jam yang lalu

Pakar Hukum Sebut Pemasang Bendera Terbalik Bisa Dipidana

Kalau di Indonesia, ada pidananya seperti mencoret-coret lambang negara atau lainnya
Kriminal - 1 jam yang lalu

Bareskrim Akan Periksa Gubernur Papua Atas Dugaan Korupsi Beasiswa

Beritacenter.com - Usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tindak pidana pemilu oleh Sentra Penegakan..
Peristiwa - 2 jam yang lalu

Heboh Warga Solo Arak Bendera Malaysia Terbalik

Bangsa Indonesia kecewa banget gara-gara ulah Malaysia. Bendera kita dibalik, sekarang giliran ada orang Solo yang..
News - 3 jam yang lalu

Fahri Hamzah : Jubir KPK Diganti dengan Penyidik

Menurut Fahri, Jubir KPK hanya perlu memberi pernyataan secara hukum dan fakta, bukan bernada politis. Politikus..
Kriminal - 4 jam yang lalu

Polisi Selamatkan Korban Penculikan Sebuah Keluarga

Beritacenter.com - Polisi berhasil bongkar kasus penculikan satu keluarga asal Cikampek yang disekap di sebuah hotel..
Bola - 4 jam yang lalu

Kemana Lionel Messi Hengkang?

Kondisi tersebut tak serta merta menghilangkan gosip kepergian Lionel Messi dari tim yang telah membesarkan namanya tersebut.
Bola - 4 jam yang lalu

Manchester City Seri Melawan Everton

Beritacenter.com - Skuad Manchester City tidak berhasil meraih poin sempurna saat bertanding melawan Everton di..
News - 6 jam yang lalu

Kasus Habib Rizieq Dituangkan ke Dalam Berkas Perkara

Beritacenter.com - Polda Metro Jaya memastikan telah memeriksa Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi terkait kasus..
Software - 7 jam yang lalu

Aplikasi WhatsApp Kembangkan Fitur Pengiriman Transfer Uang

Beritacenter.com - Aplikasi Chat Whats App merupakan aplikasi pesan singkat yang begitu populer di kalangan..
News - 8 jam yang lalu

Pansus : KPK Punya Banyak Catatan Minus

Kemudian, Pansus menilai dalam fungsi supervisi, KPK lebih cenderung menangani sendiri tanpa koordinasi. Dibandingkan..
Bola - 9 jam yang lalu

Ederson Siap Antarkan Manchester City Gelar Juara

Beritacenter.com - Kiper termahal di dunia Ederson Moraes bercita-cita ingin membawa Manchester City berhasil..
Entertainment - 9 jam yang lalu

Rahasia Kehidupan Orang Kaya yang Jarang Diketahui Orang Banyak

Di era media sosial di mana banyak orang seolah berlomba memamerkan segala hal, para super kaya ini justru..
Nasional - 9 jam yang lalu

Mantan Hakim Ungkap KPK Pernah Merekayasa Kasus

Beritacenter.com - Mantan hakim pengadilan negeri Jakarta Pusat telah melaporkan penyalahgunaan wewenang maupun..
Opini - 9 jam yang lalu

Pancasila dan Agama Harus Berdampingan

Dalam Negara NKRI fungsi seperti ini sudah teruji selama puluhan tahun. Agama bisa berkontribusi untuk mewujudkan..
Kriminal - 10 jam yang lalu

Polisi Terus Menggali Informasi Terkait Permpokan Toko Emas di Tulungagung

Polisi mengungkapkan jika Nomor Polisi Suzuki Satria Fu AG 6171 RAP yang digunakan pelaku diidentifikasi milik Ani..
Kesehatan - 11 jam yang lalu

Awas, Jangan Lukis Tato di Tangan Dengan Henna Jika Tidak Ingin Seperti Ini

Beritacenter.com - Bahaya pemakaian henna terus terjadi menimpa para pecinta lukisan tato indah di tangan. Korbannya..
Bola - 12 jam yang lalu

Pelatih Liverpool Mengagumi Setiap Anak Asuhnya tetapi Tidak Akan Memuji Secara Berlebihan

Penampilan apik Sadio Mane tersebut diharapkan terus berlanjut saat bersua Hoffenheim pada leg kedua playoff Liga..
News - 12 jam yang lalu

Polisi Rangkul 'Pak Ogah' Untuk Dilibatkan Mengatur Lalu Lintas

Beritacenter.com - Polda Metro Jaya berencana merangkul para 'Pak Ogah' untuk dilibatkan membantu mengatur lalu..
News - 12 jam yang lalu

Pansus Sudah Punya Agenda Terima Laporan Eks Hakim Syarifuddin

Kemudian di tahun 2013, PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Syarifuddin. Dari putusan itu, KPK diminta membayar..
News - 13 jam yang lalu

Data Barang Sitaan KPK Tak Ada di Rupbasan, Pansus Angket : Ini Misteri..

Ini jadi misteri. Selama ini dikerjakan KPK, diadministrasikannya dimana. Sementara yang berwenang penuh hanya Rupbasan

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi