Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:23 WIB

KPK Tidak Boleh "Asal" Menetapkan Status Tersangka

Dia pun menilai, tak dikenalnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) di KPK membuat lembaga antikorupsi itu berpotensi terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan.

Oleh : Sari Intan Putri | Jumat, 16 Juni 2017 | 11:36 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Mentaati prosedur itu sangat penting. Selain bisa memuluskan langkah di dalam penyidikan sebuah kasus, juga bisa menjadi teladan atau contoh untuk aparat penegak hukum lainnya. Hal serupa disampaikan oleh Pakar Hukum Pidana dari Universitas Padjajaran (Unpad) Prof Romli Atmasasmita Romli.

Prof Romli menuturkan, sebagai pihak yang pernah dilibatkan menyusun Undang-undang KPK, agar penetapan seseorang sebagai tersangka tindak pidana korupsi harus memenuhi asas kehati-hatian.

Hal itulah yang dia katakan saat awal perdebatan untuk menyusun Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. "Alat bukti itu tidak boleh dua, minimal lima. Di situlah rambu-rambunya. Dasar penyelidikan, asas yang harus jadi landasan kerja KPK," ujar Romli.

Romli berpendapat, meski cara kerja KPK dibekali undang-undang khusus pemberantasan korupsi, namun standar operasionalnya harus sejalan dengan lembaga penegak hukum lain.

Dia pun menilai, tak dikenalnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) di KPK membuat lembaga antikorupsi itu berpotensi terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan.

"Walaupun KPK dasarnya hukum, tetapi KPK tidak bisa lepas dari kehati-hatian. Menurunkan undang-undang sebagai sesuatu yang taat undang-undang," papar Romli

Namun demikian dalam praktik pemberantasan korupsi, KPK tidak dapat melaksanakan secara efektif fungsi-fungsi tersebut dan yang terjadi adalah, KPK hanya fokus pada penindakan-represif dengan mengandalkan laporan masyarakat dan wewenang penyadapan sebagaimana telah diatur dalam UU KPK.

Posisi UU KPK merupakan lex specialis baik dalam kedudukan maupun dalam hukum acara pemberantasan korupsi dengan maksud KPK dapat mempercepat peningkatan efektivitas kepolisian dan kejaksaan dalam pemberantasan korupsi.

Namun demikian dalam kenyataannya, KPK telah tidak efektif melaksanakan fungsi sebagai “counter-partner” kepolisian dan kejaksaan bahkan sebaliknya telah menempatkan KPK sebagai “competitor” kepolisian dan kejaksaan sehingga sering terjadi KPK menangani kasus korupsi jauh di bawah 1 milyar sebagaimana diwajibkan dalam Pasal 11 huruf c UU KPK dengan alasan karena terkait penyelenggara negara dan pegawai negeri sedangkan maksud pembentkan UU selain KPK berfungsi sebagai koordinator dan supervisor juga KPK berfungsi sebagai “trigger mechanism” yaitu berkoordinasi dengan kepolisian atau kejaksaan untuk menangani kasus korupsi dengan nilai di bawah Rp 1 Milyar.

Pengamatan dan pengalaman saya menilik kinerja KPK telah terdapat beberapa penyimpangan dari asas-asas hukum pidana yang diakui universal dan prinsip-prinsip yang telah ditegaskan di dalam Pasal 5 UU KPK: a.kepastian hukum, b.keterbukaan, c.akuntabilitas, d.kepentingan umum, dan e.proporsionalitas.

Penyimpangan kinerja KPK telah terjadi pada beberapa kasus sebagai berikut:

(1) Sprintdik atas nama Budi Gunawan

(2) Sprintdik atas nama Hadi Purnomo

(3) Sprintdik atas nama Surya Dharma Ali

(4) Sprintdik atas nama 23 tersangka KPK yang belum memenuhi bukti permulaan yang cukup.





#KPK #KPK Jangan Asal


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






News - 42 menit yang lalu

Gara-gara 'Pribumi', Anies Baswedan Dipolisikan 'Banteng'

Kami dengan semangat pemuda Indonesia, kami dari Banteng Muda Indonesia DKI Jakarta hari datang konsultasi dengan..
News - 1 jam yang lalu

Tewas Melompat di Blok M Square, Polisi Gali Motif Kematian WN Filipina

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian masih mencari informasi kasus bunuh diri perempuan warga negara Filipina bernama..
News - 1 jam yang lalu

Djarot Tak Hadiri Pelantikan Anies-Sandi, MPR Bandingkan Dengan Sikap Foke

Kalau sekarang, misalnya Pak Djarot merasa tidak diundang padahal namanya ada dilist, ada miss ya. Tapi ini kita..
Teknologi - 1 jam yang lalu

IPhone Kembangkan Layar Lipat, Apple Gandeng LG

Beritacenter.COM - Seolah tak puas dengan iPhone X yang memiliki desain baru yang segar, Apple kabarnya akan kembali..
Bola - 2 jam yang lalu

Anies - Sandi Resmi Pimpin Jakarta, Ini Harapan Bos Persija

Beritacenter.COM - Bos besar Persija Jakarta, Gede Wiadiade menyampaikan harapannya kepada Anies dan Sandi setelah..
Kriminal - 2 jam yang lalu

Dua Pelaku Perampokan Sadis di Pulomas Divonis Mati

Ridwan Sitorus alias yus pane, dua Erwin Situmorang alias Ucok tiga Alvin Sinaga telah terbukti secara sah dan..
Kriminal - 2 jam yang lalu

Ketahuan Transaksi Sabu di Lapas, Dua Wanita ini Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Seorang narapidana wanita dan pengunjung perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A..
News - 2 jam yang lalu

Diundang Pansus, KPK Layaknya Menjawab Undangan Ultah "Kirim Salam Aja Sama Kawan-Kawan di Pansus"

Lebih lanjut Saut Situmorang menegaskan jika pihak KPK tidak akan menghadiri kegiatan yang terkait dengan Pansus Hak..
News - 3 jam yang lalu

Jika Mangkir 3 Kali, Pansus Angket Akan Minta Polri Jemput Paksa KPK

Kita menurut UU dulu, setelah panggilan kedua, nanti ada panggilan ketiga, itu UU. Setelah ketiga tidak hadir
Bola - 4 jam yang lalu

Jadwal Liga Champions 2017/2018 Hari Ini dan Besok

Beberapa partai seru bakal tersaji melalui layar kaca. Setidaknya laga-laga seperti Real Madrid Vs Tottenham Hotspur,..
News - 4 jam yang lalu

Viral !! Kapolsek ini Banjir Pujian Saat Gendong Warga Pedalaman yang Kakinya Membusuk

Beritacenter.com - Sebuah video viral di media sosial seorang Kapolsek Bunta Iptu Chandra, SH menyelamatkan warga..
Peristiwa - 5 jam yang lalu

Geger !! Penemuan Mayat Laki - Laki Dengan Kondisi Tersengat Listrik di Bandung

Beritacenter.COM - Warga Kampung Cieuri, RT 01/01, Desa Lampegan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Selasa..
Peristiwa - 6 jam yang lalu

Astaga...! Lagi-lagi Mayat Bayi Baru Lahir Ditemukan di Bak Sampah

Beritacenter.COM - Bayi terbungkus kantung plastik hitam di bak sampah gegerkan warga Gang Negla Hilir, Jalan Sersan..
News - 6 jam yang lalu

Hakim Ini Heran dengan Pernyataan Miryam yang Mengatakan Hanya "Karangan"

Yang membuat Majelis Hakim heran adalah keterangan yang dianggap Miryam S. Haryani sebagai "karangan" soal bagi-bagi..
Peristiwa - 6 jam yang lalu

Kebakaran di Lapak Mebel di Joglo, Kerugian Mencapai Rp 100 Juta

Beritacenter.COM - telah terjadi kebakaran di lapak mebel, Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 05.30 wib di Kawasan..
News - 7 jam yang lalu

Hari Pertama Kerja, Anies - Sandi Buka Diri Terhadap Aduan Masyarakat DKI

Beritacenter.COM - Hari pertama kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan..
News - 7 jam yang lalu

Sidang Pledoi Buni Yani Digelar Hari Ini

Sebelumnya pada sidang pembacaan tuntutan pada hari Selas (3/10/2017), Jaksa Penuntut Umum menuntut Buni Yani dengan..
Kesehatan - 7 jam yang lalu

Hati-hati Memilih Pasta Gigi

Beritacenter.COM - Memilih pasti gigi harus lebih cermat agar bisa mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan..
Internasional - 7 jam yang lalu

Waduh !!! Bayi Ini Dinobatkan Jadi yang Terberat di Vietnam

Beritacenter.COM - Seorang bayi laki - laki di Vietnam menjadi viral di dunia maya. Pasalnya bayi tersebut terlahir..
News - 7 jam yang lalu

Janji Jadi Pembeda Antara Orang Beriman dan Munafik, Bagaimana Dengan Janji Politik?

Beritacenter.COM - Islam mewajibkan manusia untuk senantiasa menepati janji. Bahkan janji politik yang dilontarkan..
Opini - 8 jam yang lalu

Viral! Pidato Perdana Anies Baswedan Soal Pribumi dan Non Pribumi Jadi Kontroversi

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pidato perdananya usai dilantik oleh Presiden Joko..
Kesehatan - 9 jam yang lalu

Stress Dengan Kerjaan, Lakukan Hal Ini Saat Berangkat

Beritacenter.COM - Dikejar-kejar deadline pekerjaan memeng bisa menyebabkan stress. Padahal stress bisa berimbas..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi