Kamis, 29 Juni 2017 - 21:02 WIB

KPK Tidak Boleh "Asal" Menetapkan Status Tersangka

Dia pun menilai, tak dikenalnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) di KPK membuat lembaga antikorupsi itu berpotensi terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan.

Oleh : Sari Intan Putri | Jumat, 16 Juni 2017 | 11:36 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Mentaati prosedur itu sangat penting. Selain bisa memuluskan langkah di dalam penyidikan sebuah kasus, juga bisa menjadi teladan atau contoh untuk aparat penegak hukum lainnya. Hal serupa disampaikan oleh Pakar Hukum Pidana dari Universitas Padjajaran (Unpad) Prof Romli Atmasasmita Romli.

Prof Romli menuturkan, sebagai pihak yang pernah dilibatkan menyusun Undang-undang KPK, agar penetapan seseorang sebagai tersangka tindak pidana korupsi harus memenuhi asas kehati-hatian.

Hal itulah yang dia katakan saat awal perdebatan untuk menyusun Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. "Alat bukti itu tidak boleh dua, minimal lima. Di situlah rambu-rambunya. Dasar penyelidikan, asas yang harus jadi landasan kerja KPK," ujar Romli.

Romli berpendapat, meski cara kerja KPK dibekali undang-undang khusus pemberantasan korupsi, namun standar operasionalnya harus sejalan dengan lembaga penegak hukum lain.

Dia pun menilai, tak dikenalnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) di KPK membuat lembaga antikorupsi itu berpotensi terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan.

"Walaupun KPK dasarnya hukum, tetapi KPK tidak bisa lepas dari kehati-hatian. Menurunkan undang-undang sebagai sesuatu yang taat undang-undang," papar Romli

Namun demikian dalam praktik pemberantasan korupsi, KPK tidak dapat melaksanakan secara efektif fungsi-fungsi tersebut dan yang terjadi adalah, KPK hanya fokus pada penindakan-represif dengan mengandalkan laporan masyarakat dan wewenang penyadapan sebagaimana telah diatur dalam UU KPK.

Posisi UU KPK merupakan lex specialis baik dalam kedudukan maupun dalam hukum acara pemberantasan korupsi dengan maksud KPK dapat mempercepat peningkatan efektivitas kepolisian dan kejaksaan dalam pemberantasan korupsi.

Namun demikian dalam kenyataannya, KPK telah tidak efektif melaksanakan fungsi sebagai “counter-partner” kepolisian dan kejaksaan bahkan sebaliknya telah menempatkan KPK sebagai “competitor” kepolisian dan kejaksaan sehingga sering terjadi KPK menangani kasus korupsi jauh di bawah 1 milyar sebagaimana diwajibkan dalam Pasal 11 huruf c UU KPK dengan alasan karena terkait penyelenggara negara dan pegawai negeri sedangkan maksud pembentkan UU selain KPK berfungsi sebagai koordinator dan supervisor juga KPK berfungsi sebagai “trigger mechanism” yaitu berkoordinasi dengan kepolisian atau kejaksaan untuk menangani kasus korupsi dengan nilai di bawah Rp 1 Milyar.

Pengamatan dan pengalaman saya menilik kinerja KPK telah terdapat beberapa penyimpangan dari asas-asas hukum pidana yang diakui universal dan prinsip-prinsip yang telah ditegaskan di dalam Pasal 5 UU KPK: a.kepastian hukum, b.keterbukaan, c.akuntabilitas, d.kepentingan umum, dan e.proporsionalitas.

Penyimpangan kinerja KPK telah terjadi pada beberapa kasus sebagai berikut:

(1) Sprintdik atas nama Budi Gunawan

(2) Sprintdik atas nama Hadi Purnomo

(3) Sprintdik atas nama Surya Dharma Ali

(4) Sprintdik atas nama 23 tersangka KPK yang belum memenuhi bukti permulaan yang cukup.





#KPK #KPK Jangan Asal


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






Kriminal - 2 jam yang lalu

Sopir Tangki Air Disergap Kawanan Bandit Kelompok Johar Baru

Beritacenter.COM - Segerombolan penjahat jalanan nekat merampok tangki berisi air isi ulang saat melintas di Galur..
Kriminal - 12 jam yang lalu

Polisi Amankan Calo Tiket Berseragam di Stasiun Senen

Beritacenter.COM - Polsek Senen Jakarta Pusat mengamankan seorang calo tiket kereta api berseragam Kementerian..
News - 13 jam yang lalu

Warga Serentak Tolak Jasad Pelaku Teror Polda Sumut Dikubur di Halamannya

Beritacenter.COM - Jasad pelaku teror di pos jaga Markas Polda Sumatera Utara (Sumut) Ardian Ramadhana, terpaksa..
Nasional - 23 jam yang lalu

Bertemu Presiden, GNPF Ingin NKRI Damai, Namun Rizieq Tetap Dihukum

Beritacenter.COM - Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan penting bagi Bangsa..
News - 1 hari yang lalu

GNPF-MUI Puji Jokowi, Bachtiar Ogah Bahas Kasus Rizieq

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (25/6) lalu menerima perwakilan Gerakan Nasional..
Entertainment - 1 hari yang lalu

Inilah Makna Sebenarnya Dari Film Karya Anto Galon

Apa kabar mas Anto, gimana kabarnya? Selamat hari raya idul fitri ya, mohon maaf lahir dan batin yaa...
News - 1 hari yang lalu

Heboh...! Warga Bali Diresahkan Spanduk FPI Dipasang Orang Tak Dikenal

Beritacenter.COM - Warga Dusun Munduk Kunci, Desa Tegallingah, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, diresahkan dengan..
Entertainment - 1 hari yang lalu

Makna Dibalik Pro Kontra Pemenang "Police Movie Festival" Yang Jadi Viral

Beritacenter.COM - Film "aku adalah kau yang lain" terpilih sebagai juara satu dalam lomba Police Movie Festival 4..
News - 1 hari yang lalu

Nekat Curi Motor, Siswa SMP Nyaris Dibakar

        Beritacenter.COM - Seorang pelajar SMP ES (19), berga Bekasi Utara bersama rekannya..
Internasional - 2 hari yang lalu

Presiden AS Akan Cabut Larangan Perjalanan Negara Muslim

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut keputusan pengadilan yang mencabut sebagian..
News - 2 hari yang lalu

Polda Banten Ajak Masyarakat Perangi Terorisme

Beritacenter.COM - Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat, khususnya warga Serang, agar..
3 hari yang lalu

Singgung Penista Agama Saat Shalat Id, Jamaah Serentak Bubar

Beritacenter.COM - Jamaah shalat Idul Fitri 1438 H di Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, serantak membubarkan..
Teknologi - 3 hari yang lalu

Peretas Sasar Email Parlemen Ingris, Indonesia Harus Waspada

Beritacenter.COM - Parlemen Inggris digegerkan dengan serangan hacker yang dimulai pada hari Jumat dan membuat..
Internasional - 3 hari yang lalu

Curi Ferarri 488 GTB, Pelaku Ditangkap Karena Kehabisan Bensin

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menahan seorang pria dari Georgia di San Rafael, California, Amerika Serikat (AS)..
News - 3 hari yang lalu

Polda Sumut Amankan Keluarga Teroris Penyerang Polisi

Beritacenter.COM - Guna mengungkap kasus penyerangan Pos Penjagaan Mapolda Sumut, polisi membawa isteri dan anak..
News - 4 hari yang lalu

Polisi Amankan 5 Orang Jaringan Teror Polda Sumut

Beritacenter.COM - Polisi sudah mengamankan lima orang anggota jaringan kasus penyerangan pos jaga di Mapolda..
News - 5 hari yang lalu

Takut Mudik, Rizieq Pilih Lebaran di Arab Saudi

Beritacenter.COM - Akhir bulan puasa, banyak orang melakukan ritual mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga..
News - 5 hari yang lalu

FPI Ngotot Gelar Takbir Keliling, Ini Rute-nya

Beritacenter.COM - Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, FPI akan tetap melaksanakan takbir..
News - 5 hari yang lalu

Jamaah An-Nadzir Melaksanakan Shalat Id Hari Ini

Beritacenter.COM - Jamaah An-Nadzir di Gowa Sulawesi Selatan hari telah melaksanakan salat Idul Fitri meski..
Peristiwa - 5 hari yang lalu

Kecelakaan Maut Tewaskan Enam Pemudik

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Probolinggo, Sabtu (24/6/2017). Enam orang pemudik tewas..
Nasional - 5 hari yang lalu

Pesan Penting Lukman Hakim Pada Seluruh Khotib Shalat Id

Beritacenter.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada seluruh khatib di seluruh masjid di Indonesia..
News - 5 hari yang lalu

Innalillah, Pemudik Tewas Diatas Kapal Karena Kelelahan

Beritacenter.COM - Mohadi (70), warga Depok Jawa Barat meninggal dunia di atas kapal Portlink V saat hendak mudik..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi