Senin, 26 Juni 2017 - 20:49 WIB

KPK Menolak "Diawasi", Apakah Ada Kepentingan Tertentu di Internal KPK?

Namun ada indikasi lain yang membuat Komisi III mencurigai alasan KPK tersebut. Salah satunya KPK mencoba menyembunyikan cara kerjanya yang tidak transparan dan cenderung abuse of power. Apalagi KPK selama ini terus saja menolak dibuatnya sebuah lembaga yang mengawasi kinerjnya. Sebenarnya hal yang demikian itu dibenarkan.

Oleh : Sari Intan Putri | Senin, 12 Juni 2017 | 15:38 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - KPK adalah satu-satunya lembaga yang tidak diawasi di negara kita ini. Hal itu menuai banyak pertanyaan serta kritikan. Andaikata KPK itu punya tujuan pribadi atau golongan, maka Indonesia pun tidak mengetahuinya. Bahkan dunia pun juga mustahil untuk mengetahuinya.

Padahal belakangan kita melihat sendiri bahwa kinerja KPK makin hari makin memburuk. Ketika KPK akan dibentuk tim pengawas oleh DPR, selalu ada alasan di kubu KPK untuk menolak. Ada seribu satu macam alasan digunakan KPK untuk terus menutupi kinerjanya yang memburuk.

Salah satunya, mereka menolak untuk membeberkan bukti rekaman penyidikan yang didapat dari Miryam S. Haryani.

Alasannya, seperti diungkapkan oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, bahwa lembaga antirasuah itu beranggapan terdapat konflik kepentingan antar-anggota DPR RI.

“Adanya konflik kepentingan karena nama-nama yang disebut pada saat pemeriksaan Miryam itu adalah mereka yang juga memiliki kepentingan di Komisi III DPR,” ucap Febri.

Bahkan dengan pongahnya mereka menyebut jika BAP dan rekaman pemeriksaan Miryam dibuka, dapat menghambat penanganan kasus mega proyek itu. KPK justru meminta agar anggota DPR RI melihat seluruh fakta persidangan kasus e-KTP yang kini masih berjalan. “Sebaiknya proses hukum itulah yang diikuti bukan ditarik pada proses politik atau proses yang lainnya,” kata Febri.

Namun ada indikasi lain yang membuat Komisi III mencurigai alasan KPK tersebut. Salah satunya KPK mencoba menyembunyikan cara kerjanya yang tidak transparan dan cenderung abuse of power. Apalagi KPK selama ini terus saja menolak dibuatnya sebuah lembaga yang mengawasi kinerjnya. Sebenarnya hal yang demikian itu dibenarkan.

Hal itu terlihat saat adanya temuan BPK yang menyebutkan jika tata kelola anggaran di KPK terbilang buruk. DPR yang berfungsi sebagai lembaga pengawas, begitu saja mereka tepikan solah-olah KPK, pihak yang paling berkuasa.

Bukti lain KPK tidak kompeten adalah bocornya surat dakwaan dalam kasus e-KTP ke media. Hal ini membuktikan jika KPK tidak professional. Bocornya surat dakwaan tersebut membuat bola salju berupa trial by the perss atas nama-nama yang disebut dalam dakwaan. Padahal KPK selama ini selalu menganggungkan proses di pengadilan. Namun ternyata mereka juga membocorkan surat dakwaan.

Berbagai inkonsistensi ini membuat public terutama Anggota Komisi III DPR RI bertanya-tanya tentang profesionalisme KPK serta cara kerja mereka.

Saat ini, kepolisian sudah diawasi oleh Kompolnas, Kejaksaan diawasi Komisi Kejaksaan, dan kehakiman diawasi oleh Komisi Yudisial (KY). Karena, itu KPK juga perlu lembaga pengawasan. Presiden saja ada pengawasnya, masak lembaga ad hoc tidak ada pengawasnya, justru menolak saat akan dibentuk tim pengawas.





#Pansus Hak Angket KPK #KPK Perlu Diawasi?


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Singgung Penista Agama Saat Shalat Id, Jamaah Serentak Bubar

Beritacenter.COM - Jamaah shalat Idul Fitri 1438 H di Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, serantak membubarkan..
Teknologi - 12 jam yang lalu

Peretas Sasar Email Parlemen Ingris, Indonesia Harus Waspada

Beritacenter.COM - Parlemen Inggris digegerkan dengan serangan hacker yang dimulai pada hari Jumat dan membuat..
Internasional - 22 jam yang lalu

Curi Ferarri 488 GTB, Pelaku Ditangkap Karena Kehabisan Bensin

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menahan seorang pria dari Georgia di San Rafael, California, Amerika Serikat (AS)..
News - 23 jam yang lalu

Polda Sumut Amankan Keluarga Teroris Penyerang Polisi

Beritacenter.COM - Guna mengungkap kasus penyerangan Pos Penjagaan Mapolda Sumut, polisi membawa isteri dan anak..
News - 1 hari yang lalu

Polisi Amankan 5 Orang Jaringan Teror Polda Sumut

Beritacenter.COM - Polisi sudah mengamankan lima orang anggota jaringan kasus penyerangan pos jaga di Mapolda..
News - 2 hari yang lalu

Takut Mudik, Rizieq Pilih Lebaran di Arab Saudi

Beritacenter.COM - Akhir bulan puasa, banyak orang melakukan ritual mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga..
News - 2 hari yang lalu

FPI Ngotot Gelar Takbir Keliling, Ini Rute-nya

Beritacenter.COM - Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, FPI akan tetap melaksanakan takbir..
News - 2 hari yang lalu

Jamaah An-Nadzir Melaksanakan Shalat Id Hari Ini

Beritacenter.COM - Jamaah An-Nadzir di Gowa Sulawesi Selatan hari telah melaksanakan salat Idul Fitri meski..
Peristiwa - 2 hari yang lalu

Kecelakaan Maut Tewaskan Enam Pemudik

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Probolinggo, Sabtu (24/6/2017). Enam orang pemudik tewas..
Nasional - 2 hari yang lalu

Pesan Penting Lukman Hakim Pada Seluruh Khotib Shalat Id

Beritacenter.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada seluruh khatib di seluruh masjid di Indonesia..
News - 2 hari yang lalu

Innalillah, Pemudik Tewas Diatas Kapal Karena Kelelahan

Beritacenter.COM - Mohadi (70), warga Depok Jawa Barat meninggal dunia di atas kapal Portlink V saat hendak mudik..
News - 2 hari yang lalu

Mobil Mogok Ditengah Jalan, Segera Hubungin "Satgas Lancar"

Beritacenter.COM - Tim Satgas Lancar Polresto Bekasi disibukkan dengan melayani sejumlah mobil mogok habis bensin dan..
News - 3 hari yang lalu

Hebat..! Tim Tiger Sibuk Bantu Angkat Barang Pemudik di Terminal

Beritacenter.COM - Tim Tiger Polres Jakarta Utara tamppil humanis di Terminal Bus dan Stasiun Kereta api Tanjung..
Bisnis - 3 hari yang lalu

Seluruh Gerai Sevel Gulung Tikar Akhir Bulan Ini

Beritacenter.COM - PT Modern Sevel Indonesia (MSI) gulung tikar akhir bulan ini. 7-Eleven alias Sevel, waralaba yang..
News - 3 hari yang lalu

Nah loh.. Arogansi DPR Berujung Blunder Prihal Boikot Anggaran KPK

Sikap intimidasi DPR tersebut semakin menelanjangi maksud terselubung DPR membentuk Pansus Angket untuk KPK
Nasional - 3 hari yang lalu

Wakapolri Tinjau Langsung Arus Mudik di Stasiun Senen

Beritacenter.COM - Wakapolri Komjen Syafruddin bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meninjau langsung arus..
News - 3 hari yang lalu

Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan Contraflow Untuk Mengurai Kemacetan

Beritacenter.COM - Puncak arus mudik terjadi Kamis malam dan Jumat (23/6). Antrean kendaraan sudah mengular sejak KM..
News - 3 hari yang lalu

8 Hal Penting Saat Mudik Membawa Bayi

Beritacenter.COM - Mudik membawa bayi sangat merepotkan dibandingkan saat berdua dengan pasangan. Apa lagi kalau arus..
News - 3 hari yang lalu

Inilah Empat Agenda Utama Pansus Hak Angket KPK Usai Hari Raya Idul Fitri

Beritacenter.com – Tim Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Akan..
News - 3 hari yang lalu

Sultan Johor: Stop Arabisasi!!

Jika ada di antara kalian yang ingin menjadi orang Arab dan mempraktikan budaya Arab, dan tidak berkeinginan..
News - 3 hari yang lalu

Gelar Sidang Kabinet, Jokowi Puji Kapolri dan Dua Menterinya

Jadi Menteri Perdagangan, Pak Kapolri, Menteri Pertanian yang telah bekerja keras untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok
News - 3 hari yang lalu

Pengamat Hukum: KPK Tak Mampu Selamatkan Uang Negara

Seharusnya KPK lebih mampu menyelamatkan uang negara dari yang sekarang ini

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi