Senin, 26 Juni 2017 - 20:50 WIB

Hak Angket KPK "Syarat Kepentingan"

Hal ini akan menghadirkan sebuah konflik besar. Sebab, orang-orang yang terseret kasus korupsi menjadi anggota Pansus. Terutama ketua Pansus itu sendiri juga diuga sudah terlibat kasus korupsi e-KTP. Selain itu, sangat terlihat jelas bahwa hak angket KPK ini syarat kepentingan.

Oleh : Sari Intan Putri | Sabtu, 10 Juni 2017 | 21:24 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com. KPK saat ini sedang menangani kasus E-KTP. Kasus E-KTP sendiri menyeret banyak orang termasuk salah satu di antaranya adalah Agun Gunanjar. Agun Gunanjar merupakan Anggota Fraksi Partai Golkar.

Ada yang menarik dalam pembentukan anggota Pansus terkait hak angket terhadap KPK. Ketua Pansus Agun Gunanjar sendiri diduga ikut kecipratan duit korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hal ini akan menghadirkan sebuah konflik besar. Sebab, orang-orang yang terseret kasus korupsi menjadi anggota Pansus. Terutama ketua Pansus itu sendiri juga diuga sudah terlibat kasus korupsi e-KTP. Selain itu, sangat terlihat jelas bahwa hak angket KPK ini syarat kepentingan.

Pegiat antikorupsi dari Indonesian Corruption Watch (ICW), Donald Fariz juga mengungkapkan hal itu. "Pihak-pihak pansus disebut-sebut dalam kasus e-KTP. UU dan Kode Etik KPK diatur KPK dilarang bertemu dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus yang ditangani KPK," ungkapnya.

Agun yang kini bertugas di Komisi I DPR disebut dalam dakwaan kasus korupsi e-KTP. Dalam surat dakwaan, KPK menyebut ada nama Agun ketika Andi Agustinus (Andi Narogong) membagikan uang itu di ruang kerja (almarhumah) Mustokoweni pada kurun waktu September-Oktober 2010.

Disebutkan dalam surat dakwaan itu, Agun menerima USD 1 juta saat menjadi Ketua Komisi II di periode DPR tahun 2009-2014. Politikus Golkar ini juga suda beberapa kali diperiksa KPK sebagai saksi.

Seharusnya menurutnya, sejak awal Fraksi Partai Golkar tidak menyodorkan nama Agun Gunandjar. Pasalnya dia sedang bermasalah lantaran diduga ikut terlibat dalam korupsi yang diduga merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun tersebut.

"‎Agun jadi anggota Pansus angket itu sepertinya harus dihindarkan juga karena namanya Agun sudah disebut-sebut," imbuhnya.

Atas status yang disandanganya, hal ini menurutnya bisa menjadi boomerang bagi Agun sendiri, pasalnya KPK bisa saja KPK mempertanyakan kredibilitas politikus Partai Golkar tersebut dalam kasus e-KTP.

Tak berbeda jauh dengan pendapat dari anggota Fraksi Partai PKS, Hidayat Nur Wahid. Mantan Ketua PKS tersebut mengungkapkan tidak setuju dengan angket tersebut. Namun, Hidayat Nur Wahid enggan berkomentar untuk alasan secara rinci.

"Kami sudah selesai ya, kami sejak dari awal tidak setuju dengan angket. Kami tak berkomentar berikutnya," kata Hidayat di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Saat dimintai tanggapan soal anggaran pansus angket KPK yang mencapai Rp 3,1 miliar, Hidayat enggan berkomentar banyak. Dia hanya kembali menegaskan partainya tak setuju dengan angket KPK.





#Pansus Hak Angket KPK #Hak Angket KPK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Singgung Penista Agama Saat Shalat Id, Jamaah Serentak Bubar

Beritacenter.COM - Jamaah shalat Idul Fitri 1438 H di Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, serantak membubarkan..
Teknologi - 12 jam yang lalu

Peretas Sasar Email Parlemen Ingris, Indonesia Harus Waspada

Beritacenter.COM - Parlemen Inggris digegerkan dengan serangan hacker yang dimulai pada hari Jumat dan membuat..
Internasional - 22 jam yang lalu

Curi Ferarri 488 GTB, Pelaku Ditangkap Karena Kehabisan Bensin

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menahan seorang pria dari Georgia di San Rafael, California, Amerika Serikat (AS)..
News - 23 jam yang lalu

Polda Sumut Amankan Keluarga Teroris Penyerang Polisi

Beritacenter.COM - Guna mengungkap kasus penyerangan Pos Penjagaan Mapolda Sumut, polisi membawa isteri dan anak..
News - 1 hari yang lalu

Polisi Amankan 5 Orang Jaringan Teror Polda Sumut

Beritacenter.COM - Polisi sudah mengamankan lima orang anggota jaringan kasus penyerangan pos jaga di Mapolda..
News - 2 hari yang lalu

Takut Mudik, Rizieq Pilih Lebaran di Arab Saudi

Beritacenter.COM - Akhir bulan puasa, banyak orang melakukan ritual mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga..
News - 2 hari yang lalu

FPI Ngotot Gelar Takbir Keliling, Ini Rute-nya

Beritacenter.COM - Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, FPI akan tetap melaksanakan takbir..
News - 2 hari yang lalu

Jamaah An-Nadzir Melaksanakan Shalat Id Hari Ini

Beritacenter.COM - Jamaah An-Nadzir di Gowa Sulawesi Selatan hari telah melaksanakan salat Idul Fitri meski..
Peristiwa - 2 hari yang lalu

Kecelakaan Maut Tewaskan Enam Pemudik

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Probolinggo, Sabtu (24/6/2017). Enam orang pemudik tewas..
Nasional - 2 hari yang lalu

Pesan Penting Lukman Hakim Pada Seluruh Khotib Shalat Id

Beritacenter.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada seluruh khatib di seluruh masjid di Indonesia..
News - 2 hari yang lalu

Innalillah, Pemudik Tewas Diatas Kapal Karena Kelelahan

Beritacenter.COM - Mohadi (70), warga Depok Jawa Barat meninggal dunia di atas kapal Portlink V saat hendak mudik..
News - 2 hari yang lalu

Mobil Mogok Ditengah Jalan, Segera Hubungin "Satgas Lancar"

Beritacenter.COM - Tim Satgas Lancar Polresto Bekasi disibukkan dengan melayani sejumlah mobil mogok habis bensin dan..
News - 3 hari yang lalu

Hebat..! Tim Tiger Sibuk Bantu Angkat Barang Pemudik di Terminal

Beritacenter.COM - Tim Tiger Polres Jakarta Utara tamppil humanis di Terminal Bus dan Stasiun Kereta api Tanjung..
Bisnis - 3 hari yang lalu

Seluruh Gerai Sevel Gulung Tikar Akhir Bulan Ini

Beritacenter.COM - PT Modern Sevel Indonesia (MSI) gulung tikar akhir bulan ini. 7-Eleven alias Sevel, waralaba yang..
News - 3 hari yang lalu

Nah loh.. Arogansi DPR Berujung Blunder Prihal Boikot Anggaran KPK

Sikap intimidasi DPR tersebut semakin menelanjangi maksud terselubung DPR membentuk Pansus Angket untuk KPK
Nasional - 3 hari yang lalu

Wakapolri Tinjau Langsung Arus Mudik di Stasiun Senen

Beritacenter.COM - Wakapolri Komjen Syafruddin bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meninjau langsung arus..
News - 3 hari yang lalu

Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan Contraflow Untuk Mengurai Kemacetan

Beritacenter.COM - Puncak arus mudik terjadi Kamis malam dan Jumat (23/6). Antrean kendaraan sudah mengular sejak KM..
News - 3 hari yang lalu

8 Hal Penting Saat Mudik Membawa Bayi

Beritacenter.COM - Mudik membawa bayi sangat merepotkan dibandingkan saat berdua dengan pasangan. Apa lagi kalau arus..
News - 3 hari yang lalu

Inilah Empat Agenda Utama Pansus Hak Angket KPK Usai Hari Raya Idul Fitri

Beritacenter.com – Tim Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Akan..
News - 3 hari yang lalu

Sultan Johor: Stop Arabisasi!!

Jika ada di antara kalian yang ingin menjadi orang Arab dan mempraktikan budaya Arab, dan tidak berkeinginan..
News - 3 hari yang lalu

Gelar Sidang Kabinet, Jokowi Puji Kapolri dan Dua Menterinya

Jadi Menteri Perdagangan, Pak Kapolri, Menteri Pertanian yang telah bekerja keras untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok
News - 3 hari yang lalu

Pengamat Hukum: KPK Tak Mampu Selamatkan Uang Negara

Seharusnya KPK lebih mampu menyelamatkan uang negara dari yang sekarang ini

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi