Senin, 26 Juni 2017 - 20:50 WIB

4 Hal Aneh Yang Dilakukan Habib Rizieq

Habib merupakan sosok pemimpin FPI yang sering membuat hal-hal yang dirasa bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selalu mengatasnamakan agama, islam, Nabi dan Tuhan. Namun sebenarnya, di dalam ajaran agama dan islam, tidak ada ajaran untuk menghakimi orang, menghujat orang dan menghina. Nabi dan Tuhan pun tidak pernah mengajarkan seperti itu untuk alasan apapun.

Oleh : Sari Intan Putri | Kamis, 08 Juni 2017 | 17:02 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com - Akhir-akhir ini Habib mendapat sorotan dari media karena kasus Chat Mesumnya tersebut. Habib sendiri sudah enggan pulang ke Indonesia, karena takut Chat Mesumnya tersebut terbukti.

Habib merupakan sosok pemimpin FPI yang sering membuat hal-hal yang dirasa bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selalu mengatasnamakan agama, islam, Nabi dan Tuhan. Namun sebenarnya, di dalam ajaran agama dan islam, tidak ada ajaran untuk menghakimi orang, menghujat orang dan menghina. Nabi dan Tuhan pun tidak pernah mengajarkan seperti itu untuk alasan apapun.

Berikut ini Perlakuan Habib yang kontras terhadap omongannya.

1. Habib Membenci Syi'ah. Tetapi Dirinya Mengikuti Jejak Syi'ah

Habib menuturkan kepada FPI.

Kepada Laskar FPI, kalau besok ada orang ceramah di atas mimbar mencaci maki Sayidina Abu Bakar Siddiq, Sayidina Umar bin Khatthab, Sayidina Utsman bin Affan, para shahabat yang lainnya, bakar panggungnya saudara...

Tapi kepada para kaum Syi’ah dan penganut sekte lainnya agar jangan coba-coba menghina para shahabat Nabi dan ulama Salaf. Siapapun yang menghina mereka akan berhadapan dengan Laskar FPI.

“Kalau mereka mencoba-coba mencaci maki Ahlul Bait Nabi, shahabat Nabi, ulama salaf kita saya instruksikan kepada seluruh Laskar Pembela Islam di manapun anda berada: habisi! Hancurkan siapa pun mereka,” ancamnya.

Bahkan secara tegas Habib menginstruksikan seluruh Laskar FPI agar tegas dan berani memerangi para penganut Syi’ah yang menghina para shahabat Nabi.

“Jadi kepada laskar, kalau besok ada orang ceramah di atas mimbar, mencaci maki Sayyidina Ali, mencaci maki Fatimah Az Zahra, mencaci maki Sayidina Hasan dan Husain yang merupakan Ahlul Bait Nabi, bakar mimbarnya! Kalau besok ada orang yang ceramah di atas mimbar, mencaci maki Sayidina Abu Bakar Siddiq, mencaci maki Sayidina Umat bin Khattab, mencaci maki Sayidina Utsman bin Affan, mencaci maki para shahabat yang lainnya, Al-Muhajirin wal Anshar, bakar panggungnya saudara!” tegasnya.

Namun, Habib sering berkumpul dengan komunitas Syi'ah di Indonesia. Sering mengikuti kegiatan-kegiatan Syi'ah. Apakah hal ini sesuai dengan penuturannya selama ini?

2. Habib Membenci PBB, Sekarang Minta Perlindungan dari PBB

Bukan rahasia umum lagi kasus yang kini menjerat pemimpin FPI tersebut. Namun yang membuat hal itu sangat aneh adalah permintaan Habib ke PBB agar mendapatkan perlindungan.

Lagipula, kalau pun akan dibahas PBB, memangnya bisa mengintervensi hukum di Indonesia? Kasus Ahok saja banyak yang simpati tapi hukum tetap hukum. Hukum di Indonesia harus dihormati dan tidak bisa seenaknya diintervensi asing. Jadi logika ini juga yang mematahkan asumsi bahwa kasus Rizieq akan menjadi perhatian internasional. Kalau kasus Ahok sih masih masuk akal.

Rizieq juga telah memerintahkan tim advokasinya untuk segera menemui dirinya di Arab Saudi. Hal itu, paparnya, guna mendiskusikan hal itu lebih lanjut.

Melihat berbagai langkah dan manuver yang dilakukan Rizieq semasa pergi ke luar negeri hingga sekarang, cukup terlihat jelas ini terkait dengan kasus yang sedang diusut. Kalau hanya umroh dan kembali segera, mungkin kasus ini tidak akan terlalu mencolok meskipun kasusnya sendiri sudah mencolok. Dan sekarang Rizieq tidak pulang, malah membuat kasusnya makin hot dan dibicarakan di mana-mana. Malah bikin blunder karena orang pasti berspekulasi jangan-jangan Rizieq terlibat. Nah, kan jadi senjata makan tuan. Anak panah dalam jumlah banyak sedang mengarah ke dirinya.

Ada satu parodi yang sempat saya baca di kolom komentar dari seorang netizen. Beda kasus Ahok dengan kasus Rizieq adalah, kalau kasus Ahok menarik simpati dunia internasional bahkan meminta Indonesia mengkaji ulang vonis terhadap Ahok. Akan tetapi kasus Rizieq malah sebaliknya, rizieq meminta bantuan internasional Komnas HAM dan PBB. Dulu Rizieq meminta Ahok segera ditahan usai ditetapkan jadi tersangka karena ditakutkan akan kabur ke luar negeri. Akan tetapi Rizieq malah ke luar negeri meski tidak ditetapkan jadi tersangka. Rasanya lucu sekali mengingat ironi ini.

Aneh rasanya melihat tingkah Habib. Dulu Habib dengan terang-terangan membenci PBB. Menyerukan kepada setiap pasukan FPI agar membenci PBB. Namun saat ini secara terang-terangan juga meminta bantuan kepada PBB. Sangat kontras antara perilaku dan omongannya.

3. Habib Membenci Komnas HAM, Kini Meminta Bantuan Komnas HAM

Dahulu kritikan Komnas HAM terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang perusahaan memberikan atribut Natal kepada para pekerjanya, mendapat tanggapan keras dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Komnas HAM dituding Habib Rizieq memprovokasi, melanggar HAM, serta menistakan agama.

"Bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus penistaan agama, dan penghinaan terhadap ulama beserta umat Islam," kata Habib Rizieq lewat akun Twitter-nya.

Ada tujuh pernyataan Habib Rizieq menanggapi kritikan Komnas HAM terhadap fatwa MUI terkait atribut nonmuslim, yang diberi judul "Konyol! Komnas HAM Tidak Paham HAM."

Pertama, bahwa fatwa MUI untuk menjaga dan melindungi aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

Kedua, bahwa FPI dan ormas Islam lainnya sosialisasi fatwa MUI untuk bela aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

Ketiga, bahwa sikap Komnas HAM memfitnah fatwa MUI sebagai anti-Kebhinnekaan adalah pelanggaran HAM.

Keempat, bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi Kapolri untuk menindak ormas Islam yang sosialisasi fatwa MUI adalah pelanggaran HAM.

Lima, bahwa sikap Komnas HAM yang menyatakan bahwa fatwa MUI bukan peraturan negara yang mengikat adalah pelanggaran HAM, karena penghinaan hukum agama yang merupakan salah satu sendi hukum negara yang diakui di samping hukum sipil dan hukum adat.

Keenam, bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus penistaan agama dan penghinaan terhadap ulama beserta umat Islam.

Ketujuh, DPR harus panggil semua pimpinan dan pengurus Komnas HAM untuk diminta pertanggungjawaban terkait aneka pelanggaran HAM yang dilakukan secara sengaja untuk memecah belah bangsa dan negara NKRI.

Namun saat kasus Habib tengah melilit dirinya, Habib secara terbuka meminta perlindungan kepada Komnas HAM. Rasanya Rizieq lupa bahwa ia sempat menghina, menjelek-jelekkan, dan sampai menghujat Komnas HAM. Malahan sekarang ia ingin mencari perlindungan karena kasus ‘baladacintarizieq’ yang menjeratnya, bahkan harga dirinya dipertaruhkan oleh kasus ini. Tidak heran jika Rizieq selalu mangkir dari panggilan polisi. Ibarat ada udang di balik batu, ternyata ada Zainal di balik Komnas HAM. Pria yang berdomisili di Jalan Pergiwati 1 no 19, Semarang, Jawa Tengah ini pernah mengirimkan aplikasi daftar riwayat hidup untuk menjadi anggota Komnas HAM RI.

Ternyata bau kentut semakin busuk dan semakin menjadi-jadi karena ada seseorang yang mengirimkan file pencalonan anggota komnas HAM RI. Pria bernama Zainal Abidin ini juga menjadi seseorang yang pernah berada satu lokasi dengan Rizieq, di daerah Jakarta, mendemo Ahok dan pemerintah.

4. Habib Benci Jokowi, Sekarang Minta Intervensi Dari Jokowi

Dikatakan Eggi Sudjana, Ketua Advokasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis Indonesia (TPUA), alasan Rizieq hingga saat ini belum pulang adalah untuk meredam gejolak pendukungnya.

"Beliau bilang ke saya, 'bukan penakut, saya mau pulang, tapi bagaimana meredam radikalisasi para pendukung?', dia menyatakan sebisanya bilang ke Kapolri kalau pun dia pulang, siap. Tapi jangan ada penahanan," katanya.

Diketahui dari siaran Kompas Pagi, Kompas TV, Eggi Sudjana kemudian menjamin Rizieq akan pulang dalam waktu dekat. Selain ogah ditahan, Rizieq ternyata memiliki permintaan lain.

Tim pengacara meminta pada Presiden Jokowi agar memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghentikan kasus yang menjerat kliennya itu.

"Saya minta langsung kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, karena beliau adalah panglima tertinggi dari TNI dan Polri. Maka berhak dan berwenang untuk memerintahkan Kapolri mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)," kata Eggi dalam konferensi persnya, Kamis (1/6/17) di Jakarta.

Dulu saat kasus Ahok, Habib dengan suara yang lantang bersama pasukan FPI nya melarang Jokowi untuk mengintervensi. Faktanya, Jokowi juga tidak mengintervensi kasus Ahok. Namun saat ini jauh berbeda dari sebelumnya. Secara terang-terangan Habib meminta Jokowi agar mengintervensi kasusnya melalui pengacaranya. Sangat kontras bukan?

 

 





#Habib Rizieq #Habib Rizieq Buronan Polisi #Habib Rizieq Pelaku Chat Mesum


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Singgung Penista Agama Saat Shalat Id, Jamaah Serentak Bubar

Beritacenter.COM - Jamaah shalat Idul Fitri 1438 H di Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, serantak membubarkan..
Teknologi - 12 jam yang lalu

Peretas Sasar Email Parlemen Ingris, Indonesia Harus Waspada

Beritacenter.COM - Parlemen Inggris digegerkan dengan serangan hacker yang dimulai pada hari Jumat dan membuat..
Internasional - 22 jam yang lalu

Curi Ferarri 488 GTB, Pelaku Ditangkap Karena Kehabisan Bensin

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menahan seorang pria dari Georgia di San Rafael, California, Amerika Serikat (AS)..
News - 23 jam yang lalu

Polda Sumut Amankan Keluarga Teroris Penyerang Polisi

Beritacenter.COM - Guna mengungkap kasus penyerangan Pos Penjagaan Mapolda Sumut, polisi membawa isteri dan anak..
News - 1 hari yang lalu

Polisi Amankan 5 Orang Jaringan Teror Polda Sumut

Beritacenter.COM - Polisi sudah mengamankan lima orang anggota jaringan kasus penyerangan pos jaga di Mapolda..
News - 2 hari yang lalu

Takut Mudik, Rizieq Pilih Lebaran di Arab Saudi

Beritacenter.COM - Akhir bulan puasa, banyak orang melakukan ritual mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga..
News - 2 hari yang lalu

FPI Ngotot Gelar Takbir Keliling, Ini Rute-nya

Beritacenter.COM - Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, FPI akan tetap melaksanakan takbir..
News - 2 hari yang lalu

Jamaah An-Nadzir Melaksanakan Shalat Id Hari Ini

Beritacenter.COM - Jamaah An-Nadzir di Gowa Sulawesi Selatan hari telah melaksanakan salat Idul Fitri meski..
Peristiwa - 2 hari yang lalu

Kecelakaan Maut Tewaskan Enam Pemudik

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Probolinggo, Sabtu (24/6/2017). Enam orang pemudik tewas..
Nasional - 2 hari yang lalu

Pesan Penting Lukman Hakim Pada Seluruh Khotib Shalat Id

Beritacenter.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada seluruh khatib di seluruh masjid di Indonesia..
News - 2 hari yang lalu

Innalillah, Pemudik Tewas Diatas Kapal Karena Kelelahan

Beritacenter.COM - Mohadi (70), warga Depok Jawa Barat meninggal dunia di atas kapal Portlink V saat hendak mudik..
News - 2 hari yang lalu

Mobil Mogok Ditengah Jalan, Segera Hubungin "Satgas Lancar"

Beritacenter.COM - Tim Satgas Lancar Polresto Bekasi disibukkan dengan melayani sejumlah mobil mogok habis bensin dan..
News - 3 hari yang lalu

Hebat..! Tim Tiger Sibuk Bantu Angkat Barang Pemudik di Terminal

Beritacenter.COM - Tim Tiger Polres Jakarta Utara tamppil humanis di Terminal Bus dan Stasiun Kereta api Tanjung..
Bisnis - 3 hari yang lalu

Seluruh Gerai Sevel Gulung Tikar Akhir Bulan Ini

Beritacenter.COM - PT Modern Sevel Indonesia (MSI) gulung tikar akhir bulan ini. 7-Eleven alias Sevel, waralaba yang..
News - 3 hari yang lalu

Nah loh.. Arogansi DPR Berujung Blunder Prihal Boikot Anggaran KPK

Sikap intimidasi DPR tersebut semakin menelanjangi maksud terselubung DPR membentuk Pansus Angket untuk KPK
Nasional - 3 hari yang lalu

Wakapolri Tinjau Langsung Arus Mudik di Stasiun Senen

Beritacenter.COM - Wakapolri Komjen Syafruddin bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meninjau langsung arus..
News - 3 hari yang lalu

Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan Contraflow Untuk Mengurai Kemacetan

Beritacenter.COM - Puncak arus mudik terjadi Kamis malam dan Jumat (23/6). Antrean kendaraan sudah mengular sejak KM..
News - 3 hari yang lalu

8 Hal Penting Saat Mudik Membawa Bayi

Beritacenter.COM - Mudik membawa bayi sangat merepotkan dibandingkan saat berdua dengan pasangan. Apa lagi kalau arus..
News - 3 hari yang lalu

Inilah Empat Agenda Utama Pansus Hak Angket KPK Usai Hari Raya Idul Fitri

Beritacenter.com – Tim Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Akan..
News - 3 hari yang lalu

Sultan Johor: Stop Arabisasi!!

Jika ada di antara kalian yang ingin menjadi orang Arab dan mempraktikan budaya Arab, dan tidak berkeinginan..
News - 3 hari yang lalu

Gelar Sidang Kabinet, Jokowi Puji Kapolri dan Dua Menterinya

Jadi Menteri Perdagangan, Pak Kapolri, Menteri Pertanian yang telah bekerja keras untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok
News - 3 hari yang lalu

Pengamat Hukum: KPK Tak Mampu Selamatkan Uang Negara

Seharusnya KPK lebih mampu menyelamatkan uang negara dari yang sekarang ini

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi