Selasa, 22 Agustus 2017 - 08:44 WIB

4 Hal Aneh Yang Dilakukan Habib Rizieq

Habib merupakan sosok pemimpin FPI yang sering membuat hal-hal yang dirasa bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selalu mengatasnamakan agama, islam, Nabi dan Tuhan. Namun sebenarnya, di dalam ajaran agama dan islam, tidak ada ajaran untuk menghakimi orang, menghujat orang dan menghina. Nabi dan Tuhan pun tidak pernah mengajarkan seperti itu untuk alasan apapun.

Oleh : Sari Intan Putri | Kamis, 08 Juni 2017 | 17:02 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.com - Akhir-akhir ini Habib mendapat sorotan dari media karena kasus Chat Mesumnya tersebut. Habib sendiri sudah enggan pulang ke Indonesia, karena takut Chat Mesumnya tersebut terbukti.

Habib merupakan sosok pemimpin FPI yang sering membuat hal-hal yang dirasa bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selalu mengatasnamakan agama, islam, Nabi dan Tuhan. Namun sebenarnya, di dalam ajaran agama dan islam, tidak ada ajaran untuk menghakimi orang, menghujat orang dan menghina. Nabi dan Tuhan pun tidak pernah mengajarkan seperti itu untuk alasan apapun.

Berikut ini Perlakuan Habib yang kontras terhadap omongannya.

1. Habib Membenci Syi'ah. Tetapi Dirinya Mengikuti Jejak Syi'ah

Habib menuturkan kepada FPI.

Kepada Laskar FPI, kalau besok ada orang ceramah di atas mimbar mencaci maki Sayidina Abu Bakar Siddiq, Sayidina Umar bin Khatthab, Sayidina Utsman bin Affan, para shahabat yang lainnya, bakar panggungnya saudara...

Tapi kepada para kaum Syi’ah dan penganut sekte lainnya agar jangan coba-coba menghina para shahabat Nabi dan ulama Salaf. Siapapun yang menghina mereka akan berhadapan dengan Laskar FPI.

“Kalau mereka mencoba-coba mencaci maki Ahlul Bait Nabi, shahabat Nabi, ulama salaf kita saya instruksikan kepada seluruh Laskar Pembela Islam di manapun anda berada: habisi! Hancurkan siapa pun mereka,” ancamnya.

Bahkan secara tegas Habib menginstruksikan seluruh Laskar FPI agar tegas dan berani memerangi para penganut Syi’ah yang menghina para shahabat Nabi.

“Jadi kepada laskar, kalau besok ada orang ceramah di atas mimbar, mencaci maki Sayyidina Ali, mencaci maki Fatimah Az Zahra, mencaci maki Sayidina Hasan dan Husain yang merupakan Ahlul Bait Nabi, bakar mimbarnya! Kalau besok ada orang yang ceramah di atas mimbar, mencaci maki Sayidina Abu Bakar Siddiq, mencaci maki Sayidina Umat bin Khattab, mencaci maki Sayidina Utsman bin Affan, mencaci maki para shahabat yang lainnya, Al-Muhajirin wal Anshar, bakar panggungnya saudara!” tegasnya.

Namun, Habib sering berkumpul dengan komunitas Syi'ah di Indonesia. Sering mengikuti kegiatan-kegiatan Syi'ah. Apakah hal ini sesuai dengan penuturannya selama ini?

2. Habib Membenci PBB, Sekarang Minta Perlindungan dari PBB

Bukan rahasia umum lagi kasus yang kini menjerat pemimpin FPI tersebut. Namun yang membuat hal itu sangat aneh adalah permintaan Habib ke PBB agar mendapatkan perlindungan.

Lagipula, kalau pun akan dibahas PBB, memangnya bisa mengintervensi hukum di Indonesia? Kasus Ahok saja banyak yang simpati tapi hukum tetap hukum. Hukum di Indonesia harus dihormati dan tidak bisa seenaknya diintervensi asing. Jadi logika ini juga yang mematahkan asumsi bahwa kasus Rizieq akan menjadi perhatian internasional. Kalau kasus Ahok sih masih masuk akal.

Rizieq juga telah memerintahkan tim advokasinya untuk segera menemui dirinya di Arab Saudi. Hal itu, paparnya, guna mendiskusikan hal itu lebih lanjut.

Melihat berbagai langkah dan manuver yang dilakukan Rizieq semasa pergi ke luar negeri hingga sekarang, cukup terlihat jelas ini terkait dengan kasus yang sedang diusut. Kalau hanya umroh dan kembali segera, mungkin kasus ini tidak akan terlalu mencolok meskipun kasusnya sendiri sudah mencolok. Dan sekarang Rizieq tidak pulang, malah membuat kasusnya makin hot dan dibicarakan di mana-mana. Malah bikin blunder karena orang pasti berspekulasi jangan-jangan Rizieq terlibat. Nah, kan jadi senjata makan tuan. Anak panah dalam jumlah banyak sedang mengarah ke dirinya.

Ada satu parodi yang sempat saya baca di kolom komentar dari seorang netizen. Beda kasus Ahok dengan kasus Rizieq adalah, kalau kasus Ahok menarik simpati dunia internasional bahkan meminta Indonesia mengkaji ulang vonis terhadap Ahok. Akan tetapi kasus Rizieq malah sebaliknya, rizieq meminta bantuan internasional Komnas HAM dan PBB. Dulu Rizieq meminta Ahok segera ditahan usai ditetapkan jadi tersangka karena ditakutkan akan kabur ke luar negeri. Akan tetapi Rizieq malah ke luar negeri meski tidak ditetapkan jadi tersangka. Rasanya lucu sekali mengingat ironi ini.

Aneh rasanya melihat tingkah Habib. Dulu Habib dengan terang-terangan membenci PBB. Menyerukan kepada setiap pasukan FPI agar membenci PBB. Namun saat ini secara terang-terangan juga meminta bantuan kepada PBB. Sangat kontras antara perilaku dan omongannya.

3. Habib Membenci Komnas HAM, Kini Meminta Bantuan Komnas HAM

Dahulu kritikan Komnas HAM terhadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang perusahaan memberikan atribut Natal kepada para pekerjanya, mendapat tanggapan keras dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Komnas HAM dituding Habib Rizieq memprovokasi, melanggar HAM, serta menistakan agama.

"Bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus penistaan agama, dan penghinaan terhadap ulama beserta umat Islam," kata Habib Rizieq lewat akun Twitter-nya.

Ada tujuh pernyataan Habib Rizieq menanggapi kritikan Komnas HAM terhadap fatwa MUI terkait atribut nonmuslim, yang diberi judul "Konyol! Komnas HAM Tidak Paham HAM."

Pertama, bahwa fatwa MUI untuk menjaga dan melindungi aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

Kedua, bahwa FPI dan ormas Islam lainnya sosialisasi fatwa MUI untuk bela aqidah umat Islam sudah sesuai HAM.

Ketiga, bahwa sikap Komnas HAM memfitnah fatwa MUI sebagai anti-Kebhinnekaan adalah pelanggaran HAM.

Keempat, bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi Kapolri untuk menindak ormas Islam yang sosialisasi fatwa MUI adalah pelanggaran HAM.

Lima, bahwa sikap Komnas HAM yang menyatakan bahwa fatwa MUI bukan peraturan negara yang mengikat adalah pelanggaran HAM, karena penghinaan hukum agama yang merupakan salah satu sendi hukum negara yang diakui di samping hukum sipil dan hukum adat.

Keenam, bahwa sikap Komnas HAM yang memprovokasi masyarakat agar tidak menjalankan fatwa MUI adalah pelanggaran HAM sekaligus penistaan agama dan penghinaan terhadap ulama beserta umat Islam.

Ketujuh, DPR harus panggil semua pimpinan dan pengurus Komnas HAM untuk diminta pertanggungjawaban terkait aneka pelanggaran HAM yang dilakukan secara sengaja untuk memecah belah bangsa dan negara NKRI.

Namun saat kasus Habib tengah melilit dirinya, Habib secara terbuka meminta perlindungan kepada Komnas HAM. Rasanya Rizieq lupa bahwa ia sempat menghina, menjelek-jelekkan, dan sampai menghujat Komnas HAM. Malahan sekarang ia ingin mencari perlindungan karena kasus ‘baladacintarizieq’ yang menjeratnya, bahkan harga dirinya dipertaruhkan oleh kasus ini. Tidak heran jika Rizieq selalu mangkir dari panggilan polisi. Ibarat ada udang di balik batu, ternyata ada Zainal di balik Komnas HAM. Pria yang berdomisili di Jalan Pergiwati 1 no 19, Semarang, Jawa Tengah ini pernah mengirimkan aplikasi daftar riwayat hidup untuk menjadi anggota Komnas HAM RI.

Ternyata bau kentut semakin busuk dan semakin menjadi-jadi karena ada seseorang yang mengirimkan file pencalonan anggota komnas HAM RI. Pria bernama Zainal Abidin ini juga menjadi seseorang yang pernah berada satu lokasi dengan Rizieq, di daerah Jakarta, mendemo Ahok dan pemerintah.

4. Habib Benci Jokowi, Sekarang Minta Intervensi Dari Jokowi

Dikatakan Eggi Sudjana, Ketua Advokasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis Indonesia (TPUA), alasan Rizieq hingga saat ini belum pulang adalah untuk meredam gejolak pendukungnya.

"Beliau bilang ke saya, 'bukan penakut, saya mau pulang, tapi bagaimana meredam radikalisasi para pendukung?', dia menyatakan sebisanya bilang ke Kapolri kalau pun dia pulang, siap. Tapi jangan ada penahanan," katanya.

Diketahui dari siaran Kompas Pagi, Kompas TV, Eggi Sudjana kemudian menjamin Rizieq akan pulang dalam waktu dekat. Selain ogah ditahan, Rizieq ternyata memiliki permintaan lain.

Tim pengacara meminta pada Presiden Jokowi agar memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghentikan kasus yang menjerat kliennya itu.

"Saya minta langsung kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, karena beliau adalah panglima tertinggi dari TNI dan Polri. Maka berhak dan berwenang untuk memerintahkan Kapolri mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)," kata Eggi dalam konferensi persnya, Kamis (1/6/17) di Jakarta.

Dulu saat kasus Ahok, Habib dengan suara yang lantang bersama pasukan FPI nya melarang Jokowi untuk mengintervensi. Faktanya, Jokowi juga tidak mengintervensi kasus Ahok. Namun saat ini jauh berbeda dari sebelumnya. Secara terang-terangan Habib meminta Jokowi agar mengintervensi kasusnya melalui pengacaranya. Sangat kontras bukan?

 

 





#Habib Rizieq #Habib Rizieq Buronan Polisi #Habib Rizieq Pelaku Chat Mesum


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






Peristiwa - 32 menit yang lalu

Heboh Warga Solo Arak Bendera Malaysia Terbalik

Bangsa Indonesia kecewa banget gara-gara ulah Malaysia. Bendera kita dibalik, sekarang giliran ada orang Solo yang..
News - 1 jam yang lalu

Fahri Hamzah : Jubir KPK Diganti dengan Penyidik

Menurut Fahri, Jubir KPK hanya perlu memberi pernyataan secara hukum dan fakta, bukan bernada politis. Politikus..
Kriminal - 2 jam yang lalu

Polisi Selamatkan Korban Penculikan Sebuah Keluarga

Beritacenter.com - Polisi berhasil bongkar kasus penculikan satu keluarga asal Cikampek yang disekap di sebuah hotel..
Bola - 2 jam yang lalu

Kemana Lionel Messi Hengkang?

Kondisi tersebut tak serta merta menghilangkan gosip kepergian Lionel Messi dari tim yang telah membesarkan namanya tersebut.
Bola - 3 jam yang lalu

Manchester City Seri Melawan Everton

Beritacenter.com - Skuad Manchester City tidak berhasil meraih poin sempurna saat bertanding melawan Everton di..
News - 4 jam yang lalu

Kasus Habib Rizieq Dituangkan ke Dalam Berkas Perkara

Beritacenter.com - Polda Metro Jaya memastikan telah memeriksa Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi terkait kasus..
Software - 5 jam yang lalu

Aplikasi WhatsApp Kembangkan Fitur Pengiriman Transfer Uang

Beritacenter.com - Aplikasi Chat Whats App merupakan aplikasi pesan singkat yang begitu populer di kalangan..
News - 6 jam yang lalu

Pansus : KPK Punya Banyak Catatan Minus

Kemudian, Pansus menilai dalam fungsi supervisi, KPK lebih cenderung menangani sendiri tanpa koordinasi. Dibandingkan..
Bola - 7 jam yang lalu

Ederson Siap Antarkan Manchester City Gelar Juara

Beritacenter.com - Kiper termahal di dunia Ederson Moraes bercita-cita ingin membawa Manchester City berhasil..
Entertainment - 7 jam yang lalu

Rahasia Kehidupan Orang Kaya yang Jarang Diketahui Orang Banyak

Di era media sosial di mana banyak orang seolah berlomba memamerkan segala hal, para super kaya ini justru..
Nasional - 8 jam yang lalu

Mantan Hakim Ungkap KPK Pernah Merekayasa Kasus

Beritacenter.com - Mantan hakim pengadilan negeri Jakarta Pusat telah melaporkan penyalahgunaan wewenang maupun..
Opini - 8 jam yang lalu

Pancasila dan Agama Harus Berdampingan

Dalam Negara NKRI fungsi seperti ini sudah teruji selama puluhan tahun. Agama bisa berkontribusi untuk mewujudkan..
Kriminal - 9 jam yang lalu

Polisi Terus Menggali Informasi Terkait Permpokan Toko Emas di Tulungagung

Polisi mengungkapkan jika Nomor Polisi Suzuki Satria Fu AG 6171 RAP yang digunakan pelaku diidentifikasi milik Ani..
Kesehatan - 9 jam yang lalu

Awas, Jangan Lukis Tato di Tangan Dengan Henna Jika Tidak Ingin Seperti Ini

Beritacenter.com - Bahaya pemakaian henna terus terjadi menimpa para pecinta lukisan tato indah di tangan. Korbannya..
Bola - 10 jam yang lalu

Pelatih Liverpool Mengagumi Setiap Anak Asuhnya tetapi Tidak Akan Memuji Secara Berlebihan

Penampilan apik Sadio Mane tersebut diharapkan terus berlanjut saat bersua Hoffenheim pada leg kedua playoff Liga..
News - 10 jam yang lalu

Polisi Rangkul 'Pak Ogah' Untuk Dilibatkan Mengatur Lalu Lintas

Beritacenter.com - Polda Metro Jaya berencana merangkul para 'Pak Ogah' untuk dilibatkan membantu mengatur lalu..
News - 10 jam yang lalu

Pansus Sudah Punya Agenda Terima Laporan Eks Hakim Syarifuddin

Kemudian di tahun 2013, PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Syarifuddin. Dari putusan itu, KPK diminta membayar..
News - 11 jam yang lalu

Data Barang Sitaan KPK Tak Ada di Rupbasan, Pansus Angket : Ini Misteri..

Ini jadi misteri. Selama ini dikerjakan KPK, diadministrasikannya dimana. Sementara yang berwenang penuh hanya Rupbasan
Bola - 11 jam yang lalu

Tepis Rumor Hengkang, Zidane : Bale Bisa Jalani Musim yang Hebat Dengan Real Madrid

Beritacenter.com - Entrenador Real Madrid, Zinedine Zidane, berharap Gareth Bale bisa menjalani musim yang hebat..
Kriminal - 12 jam yang lalu

Apes! Motor Curian Kena Razia, Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk

Beritacenter.COM - Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, berhasil membekuk tiga spesialis..
News - 12 jam yang lalu

Jokowi : Tidak Ada yang Berusaha Melemahkan KPK, Semua Dukung Perkuat KPK

Sebagaimana di media telah dikatakan jika Jokowi berulang kali mengatakan, Indonesia sekarang masih membutuhkan KPK..
News - 12 jam yang lalu

Satgas Pangan Mabes Polri Gerebek Gudang Wortel Berbahaya untuk Anak

Beritacenter.com - Tim Satgas Pangan Mabes Polri berhasil menggerebek gudang penyimpanan benih wortel asal Tiongkok..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi