Selasa, 17 Oktober 2017 - 18:21 WIB

GP Ansor : Lawan Prilaku FPI Persekusi Orang, Kalau Dibiarkan Bisa Ngelunjak

Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak.

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 02 Juni 2017 | 02:53 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Mario dan Ibunya bersama GP Ansor

Beritacenter.COM - Beredarnya sebuah video intimidasi terhadap seorang remaja berinisial PMA oleh sejumlah oknum Front Pembela Islam (FPI) menuai kecaman berbagai pihak. Pasalanya, oknum FPI yang main hakim sendiri itu melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas sangat menyayangkan adanya tindak intimidasi tersebut. Ia mengatakan, prilaku FPI yang seperti ini tidak bisa didiamkan, harus dilawan dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

"GP Ansor, gerakan yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, telah bertemu dengan Putra Mario Alfian dan mengadvokasi dan menguatkan psikis anak ini yang dikeroyok di tengah malam dan dipukuli," kata Yaqut seperti dilansir BBC, Kamis, 1 Juni 2017.

Hanya karena dinilai telah melecehkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, bukan berarti oknum FPI bisa melakukan intimidasi, terlebih main hakim sendiri. Tampak dalam video yang kini viral di media sosial itu, salah satu oknum FPI beberapa kali menampar pipi remaja malang tersebut.

Tak hanya itu, remaja asal Cipinang Muara yang masih berusia 15 tahun itu juga diminta untuk menulis permintaan maaf yang ditandatangani diatas materai. Korban juga diminta untuk mewanti-wanti teman yang satu etnis dengannya agar tidak melakukan hal tersebut.

"Besok lu temen-teman lu yang sama etnis kayak lu, juga lu nasehati. Ini udah kejadian di gua, supaya nasibnya gak sama kaya lu. Ini mending lu gak diapa-apain, di Jakarta Barat udah gak berbentuk. Kalau FPI begini --kita pake proseduran, cuma masyarakat yang gak bisa nahan karena kenapa, Habib Rizieq Shihab bukan hanya milik FPI, punya umat Islam," ucap salah satu oknum FPI dalam video tersebut.

Yaqut mengaku salut dengan Mario yang hingga saat ini dapat tegar menerima perlakuan tersebut. Saat dalam perjalanan dari kontrakannya dan hendak dibawa kerumah RW, Mario masih tetap terlihat tegar.

"Sebenarnya sejak dari rumah dia sampai ke rumah RW sudah dipukuli, ditampar-tampar sama orang. Dia tegar, apa yang dirasakan hanya sakit sakit di badan bekas dipukul-pukul. Secara umum anak ini tegar dan anak yang biasa susah yang saya lihat." jelas Yaqut.

Mario yang berasal dari keluarga miskin itu hanya bisa pasrah saat segerombolan orang membawanya kerumah RW. "Ibunya punya anak tujuh dan janda, dan ini anak dari keluarga miskin, bagaimana ibunya mau melakukan sesuatu ketika datang serombongan orang yang berperilaku biadab seperti itu," ungkapnya.

"Setelah kejadian dan lebih mengenaskan ibu dan keluarga Mario lain diusir dari rumah kontrakannya karena yang punya rumah kontrakan takut kejadian itu akan terulang," tambahnya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari, Yaqut meminta Mario dan pihak keluarga untuk melaporkan orang-orang yang sudah memukulnya ke polisi. Terlebih pihak kepolisian juga sudah mendatangi kediaman Mario dan meminta hal serupa.

"Ansor melakukan gerakan ini, dengan harapan bisa menstimulasi kelompok yang mayoritas untuk ikut bersuara, menolak perilaku seperti yang dilakukan FPI ini," tegas Yaqut.

"Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak. Setelah ibu-ibu (dokter di Solok, Sumatra Barat), anak-anak, apa lagi, jangan-jangan nanti toko-toko, mal, apa aja mereka bisa lakukan kalau kita diamkan," tambahnya.

"Bila niat mereka tabayun atau klarifikasi, lakukan klarifikasi dengan baik dan tidak perlu dengan intimidasi...apalagi begini mereka pakai simbol dan nama Islam, FPT itu Front Pembela Islam, pakai nama Islam tapi jangan kelakuannya bikin malu umat Islam. Di Islam tidak diajarkan cara-cara intimidatif," kata Yaqut lagi.

Sejak berbagai kasus yang menyeret nama Imam Besar FPI Habib Rizieq mencuat, GP Ansor menyoroti berbagai kejadian persekusi yang dilakukan FPI. Bahkan, GP Ansor mencatat ada sebanyak 55 kejadian persekusi.

"Ada 55 kejadian beragam, ada Afi di Banyuwangi, meski tak didatangi tapi diteror melalui telepon, WhatsApp, media sosial karena karena tak setuju dengan perilaku imam FPI Rizieq Shihab," kata Yaqut.

Menanggapi kasus ini, Yaqut menghimbau dan mendorong masyarakat untuk ikut melaporkan mereka yang main hakim sendiri ke pihak kepolisian. Hal ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi.

"Ansor akan terus melakukan, kita akan menyuarakan dan mengkampanyekan, dan mengajak kelompok di masyarakat untuk berani bersuara dan jangan hanya diam,...tentu setiap kejadian dilaporkan ke kepolisian, kita jangan main hakim sendiri seperti yang mereka lakukan."

"Kita juga dorong harus ada tindakan yang memberikan efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi salah satunya adalah proses hukum," tambah Yaqut.





Fokus : Persekusi


#Beritacenter #Persekusi #Habib Rizieq #GP Ansor #FPI #Rizieq Shihab #Intimidasi #FPI Main Hakim Sendiri #FPI Aniaya Anak di Bawah Umur #FPI Intimidasi Anak Di Bawah Umur


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






News - 40 menit yang lalu

Gara-gara 'Pribumi', Anies Baswedan Dipolisikan 'Banteng'

Kami dengan semangat pemuda Indonesia, kami dari Banteng Muda Indonesia DKI Jakarta hari datang konsultasi dengan..
News - 1 jam yang lalu

Tewas Melompat di Blok M Square, Polisi Gali Motif Kematian WN Filipina

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian masih mencari informasi kasus bunuh diri perempuan warga negara Filipina bernama..
News - 1 jam yang lalu

Djarot Tak Hadiri Pelantikan Anies-Sandi, MPR Bandingkan Dengan Sikap Foke

Kalau sekarang, misalnya Pak Djarot merasa tidak diundang padahal namanya ada dilist, ada miss ya. Tapi ini kita..
Teknologi - 1 jam yang lalu

IPhone Kembangkan Layar Lipat, Apple Gandeng LG

Beritacenter.COM - Seolah tak puas dengan iPhone X yang memiliki desain baru yang segar, Apple kabarnya akan kembali..
Bola - 2 jam yang lalu

Anies - Sandi Resmi Pimpin Jakarta, Ini Harapan Bos Persija

Beritacenter.COM - Bos besar Persija Jakarta, Gede Wiadiade menyampaikan harapannya kepada Anies dan Sandi setelah..
Kriminal - 2 jam yang lalu

Dua Pelaku Perampokan Sadis di Pulomas Divonis Mati

Ridwan Sitorus alias yus pane, dua Erwin Situmorang alias Ucok tiga Alvin Sinaga telah terbukti secara sah dan..
Kriminal - 2 jam yang lalu

Ketahuan Transaksi Sabu di Lapas, Dua Wanita ini Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Seorang narapidana wanita dan pengunjung perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A..
News - 2 jam yang lalu

Diundang Pansus, KPK Layaknya Menjawab Undangan Ultah "Kirim Salam Aja Sama Kawan-Kawan di Pansus"

Lebih lanjut Saut Situmorang menegaskan jika pihak KPK tidak akan menghadiri kegiatan yang terkait dengan Pansus Hak..
News - 3 jam yang lalu

Jika Mangkir 3 Kali, Pansus Angket Akan Minta Polri Jemput Paksa KPK

Kita menurut UU dulu, setelah panggilan kedua, nanti ada panggilan ketiga, itu UU. Setelah ketiga tidak hadir
Bola - 3 jam yang lalu

Jadwal Liga Champions 2017/2018 Hari Ini dan Besok

Beberapa partai seru bakal tersaji melalui layar kaca. Setidaknya laga-laga seperti Real Madrid Vs Tottenham Hotspur,..
News - 4 jam yang lalu

Viral !! Kapolsek ini Banjir Pujian Saat Gendong Warga Pedalaman yang Kakinya Membusuk

Beritacenter.com - Sebuah video viral di media sosial seorang Kapolsek Bunta Iptu Chandra, SH menyelamatkan warga..
Peristiwa - 5 jam yang lalu

Geger !! Penemuan Mayat Laki - Laki Dengan Kondisi Tersengat Listrik di Bandung

Beritacenter.COM - Warga Kampung Cieuri, RT 01/01, Desa Lampegan, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Selasa..
Peristiwa - 6 jam yang lalu

Astaga...! Lagi-lagi Mayat Bayi Baru Lahir Ditemukan di Bak Sampah

Beritacenter.COM - Bayi terbungkus kantung plastik hitam di bak sampah gegerkan warga Gang Negla Hilir, Jalan Sersan..
News - 6 jam yang lalu

Hakim Ini Heran dengan Pernyataan Miryam yang Mengatakan Hanya "Karangan"

Yang membuat Majelis Hakim heran adalah keterangan yang dianggap Miryam S. Haryani sebagai "karangan" soal bagi-bagi..
Peristiwa - 6 jam yang lalu

Kebakaran di Lapak Mebel di Joglo, Kerugian Mencapai Rp 100 Juta

Beritacenter.COM - telah terjadi kebakaran di lapak mebel, Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 05.30 wib di Kawasan..
News - 7 jam yang lalu

Hari Pertama Kerja, Anies - Sandi Buka Diri Terhadap Aduan Masyarakat DKI

Beritacenter.COM - Hari pertama kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan..
News - 7 jam yang lalu

Sidang Pledoi Buni Yani Digelar Hari Ini

Sebelumnya pada sidang pembacaan tuntutan pada hari Selas (3/10/2017), Jaksa Penuntut Umum menuntut Buni Yani dengan..
Kesehatan - 7 jam yang lalu

Hati-hati Memilih Pasta Gigi

Beritacenter.COM - Memilih pasti gigi harus lebih cermat agar bisa mendapatkan hasil maksimal sesuai dengan..
Internasional - 7 jam yang lalu

Waduh !!! Bayi Ini Dinobatkan Jadi yang Terberat di Vietnam

Beritacenter.COM - Seorang bayi laki - laki di Vietnam menjadi viral di dunia maya. Pasalnya bayi tersebut terlahir..
News - 7 jam yang lalu

Janji Jadi Pembeda Antara Orang Beriman dan Munafik, Bagaimana Dengan Janji Politik?

Beritacenter.COM - Islam mewajibkan manusia untuk senantiasa menepati janji. Bahkan janji politik yang dilontarkan..
Opini - 8 jam yang lalu

Viral! Pidato Perdana Anies Baswedan Soal Pribumi dan Non Pribumi Jadi Kontroversi

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pidato perdananya usai dilantik oleh Presiden Joko..
Kesehatan - 9 jam yang lalu

Stress Dengan Kerjaan, Lakukan Hal Ini Saat Berangkat

Beritacenter.COM - Dikejar-kejar deadline pekerjaan memeng bisa menyebabkan stress. Padahal stress bisa berimbas..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi