Kamis, 29 Juni 2017 - 21:01 WIB

GP Ansor : Lawan Prilaku FPI Persekusi Orang, Kalau Dibiarkan Bisa Ngelunjak

Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak.

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 02 Juni 2017 | 02:53 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Mario dan Ibunya bersama GP Ansor

Beritacenter.COM - Beredarnya sebuah video intimidasi terhadap seorang remaja berinisial PMA oleh sejumlah oknum Front Pembela Islam (FPI) menuai kecaman berbagai pihak. Pasalanya, oknum FPI yang main hakim sendiri itu melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas sangat menyayangkan adanya tindak intimidasi tersebut. Ia mengatakan, prilaku FPI yang seperti ini tidak bisa didiamkan, harus dilawan dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

"GP Ansor, gerakan yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, telah bertemu dengan Putra Mario Alfian dan mengadvokasi dan menguatkan psikis anak ini yang dikeroyok di tengah malam dan dipukuli," kata Yaqut seperti dilansir BBC, Kamis, 1 Juni 2017.

Hanya karena dinilai telah melecehkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, bukan berarti oknum FPI bisa melakukan intimidasi, terlebih main hakim sendiri. Tampak dalam video yang kini viral di media sosial itu, salah satu oknum FPI beberapa kali menampar pipi remaja malang tersebut.

Tak hanya itu, remaja asal Cipinang Muara yang masih berusia 15 tahun itu juga diminta untuk menulis permintaan maaf yang ditandatangani diatas materai. Korban juga diminta untuk mewanti-wanti teman yang satu etnis dengannya agar tidak melakukan hal tersebut.

"Besok lu temen-teman lu yang sama etnis kayak lu, juga lu nasehati. Ini udah kejadian di gua, supaya nasibnya gak sama kaya lu. Ini mending lu gak diapa-apain, di Jakarta Barat udah gak berbentuk. Kalau FPI begini --kita pake proseduran, cuma masyarakat yang gak bisa nahan karena kenapa, Habib Rizieq Shihab bukan hanya milik FPI, punya umat Islam," ucap salah satu oknum FPI dalam video tersebut.

Yaqut mengaku salut dengan Mario yang hingga saat ini dapat tegar menerima perlakuan tersebut. Saat dalam perjalanan dari kontrakannya dan hendak dibawa kerumah RW, Mario masih tetap terlihat tegar.

"Sebenarnya sejak dari rumah dia sampai ke rumah RW sudah dipukuli, ditampar-tampar sama orang. Dia tegar, apa yang dirasakan hanya sakit sakit di badan bekas dipukul-pukul. Secara umum anak ini tegar dan anak yang biasa susah yang saya lihat." jelas Yaqut.

Mario yang berasal dari keluarga miskin itu hanya bisa pasrah saat segerombolan orang membawanya kerumah RW. "Ibunya punya anak tujuh dan janda, dan ini anak dari keluarga miskin, bagaimana ibunya mau melakukan sesuatu ketika datang serombongan orang yang berperilaku biadab seperti itu," ungkapnya.

"Setelah kejadian dan lebih mengenaskan ibu dan keluarga Mario lain diusir dari rumah kontrakannya karena yang punya rumah kontrakan takut kejadian itu akan terulang," tambahnya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari, Yaqut meminta Mario dan pihak keluarga untuk melaporkan orang-orang yang sudah memukulnya ke polisi. Terlebih pihak kepolisian juga sudah mendatangi kediaman Mario dan meminta hal serupa.

"Ansor melakukan gerakan ini, dengan harapan bisa menstimulasi kelompok yang mayoritas untuk ikut bersuara, menolak perilaku seperti yang dilakukan FPI ini," tegas Yaqut.

"Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak. Setelah ibu-ibu (dokter di Solok, Sumatra Barat), anak-anak, apa lagi, jangan-jangan nanti toko-toko, mal, apa aja mereka bisa lakukan kalau kita diamkan," tambahnya.

"Bila niat mereka tabayun atau klarifikasi, lakukan klarifikasi dengan baik dan tidak perlu dengan intimidasi...apalagi begini mereka pakai simbol dan nama Islam, FPT itu Front Pembela Islam, pakai nama Islam tapi jangan kelakuannya bikin malu umat Islam. Di Islam tidak diajarkan cara-cara intimidatif," kata Yaqut lagi.

Sejak berbagai kasus yang menyeret nama Imam Besar FPI Habib Rizieq mencuat, GP Ansor menyoroti berbagai kejadian persekusi yang dilakukan FPI. Bahkan, GP Ansor mencatat ada sebanyak 55 kejadian persekusi.

"Ada 55 kejadian beragam, ada Afi di Banyuwangi, meski tak didatangi tapi diteror melalui telepon, WhatsApp, media sosial karena karena tak setuju dengan perilaku imam FPI Rizieq Shihab," kata Yaqut.

Menanggapi kasus ini, Yaqut menghimbau dan mendorong masyarakat untuk ikut melaporkan mereka yang main hakim sendiri ke pihak kepolisian. Hal ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi.

"Ansor akan terus melakukan, kita akan menyuarakan dan mengkampanyekan, dan mengajak kelompok di masyarakat untuk berani bersuara dan jangan hanya diam,...tentu setiap kejadian dilaporkan ke kepolisian, kita jangan main hakim sendiri seperti yang mereka lakukan."

"Kita juga dorong harus ada tindakan yang memberikan efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi salah satunya adalah proses hukum," tambah Yaqut.





Fokus : Persekusi


#Habib Rizieq #Beritacenter #FPI #GP Ansor #Rizieq Shihab #Persekusi #Intimidasi #FPI Main Hakim Sendiri #FPI Aniaya Anak di Bawah Umur #FPI Intimidasi Anak Di Bawah Umur


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






Kriminal - 2 jam yang lalu

Sopir Tangki Air Disergap Kawanan Bandit Kelompok Johar Baru

Beritacenter.COM - Segerombolan penjahat jalanan nekat merampok tangki berisi air isi ulang saat melintas di Galur..
Kriminal - 12 jam yang lalu

Polisi Amankan Calo Tiket Berseragam di Stasiun Senen

Beritacenter.COM - Polsek Senen Jakarta Pusat mengamankan seorang calo tiket kereta api berseragam Kementerian..
News - 13 jam yang lalu

Warga Serentak Tolak Jasad Pelaku Teror Polda Sumut Dikubur di Halamannya

Beritacenter.COM - Jasad pelaku teror di pos jaga Markas Polda Sumatera Utara (Sumut) Ardian Ramadhana, terpaksa..
Nasional - 23 jam yang lalu

Bertemu Presiden, GNPF Ingin NKRI Damai, Namun Rizieq Tetap Dihukum

Beritacenter.COM - Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan penting bagi Bangsa..
News - 1 hari yang lalu

GNPF-MUI Puji Jokowi, Bachtiar Ogah Bahas Kasus Rizieq

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (25/6) lalu menerima perwakilan Gerakan Nasional..
Entertainment - 1 hari yang lalu

Inilah Makna Sebenarnya Dari Film Karya Anto Galon

Apa kabar mas Anto, gimana kabarnya? Selamat hari raya idul fitri ya, mohon maaf lahir dan batin yaa...
News - 1 hari yang lalu

Heboh...! Warga Bali Diresahkan Spanduk FPI Dipasang Orang Tak Dikenal

Beritacenter.COM - Warga Dusun Munduk Kunci, Desa Tegallingah, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, diresahkan dengan..
Entertainment - 1 hari yang lalu

Makna Dibalik Pro Kontra Pemenang "Police Movie Festival" Yang Jadi Viral

Beritacenter.COM - Film "aku adalah kau yang lain" terpilih sebagai juara satu dalam lomba Police Movie Festival 4..
News - 1 hari yang lalu

Nekat Curi Motor, Siswa SMP Nyaris Dibakar

        Beritacenter.COM - Seorang pelajar SMP ES (19), berga Bekasi Utara bersama rekannya..
Internasional - 2 hari yang lalu

Presiden AS Akan Cabut Larangan Perjalanan Negara Muslim

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut keputusan pengadilan yang mencabut sebagian..
News - 2 hari yang lalu

Polda Banten Ajak Masyarakat Perangi Terorisme

Beritacenter.COM - Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat, khususnya warga Serang, agar..
3 hari yang lalu

Singgung Penista Agama Saat Shalat Id, Jamaah Serentak Bubar

Beritacenter.COM - Jamaah shalat Idul Fitri 1438 H di Alun-alun Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, serantak membubarkan..
Teknologi - 3 hari yang lalu

Peretas Sasar Email Parlemen Ingris, Indonesia Harus Waspada

Beritacenter.COM - Parlemen Inggris digegerkan dengan serangan hacker yang dimulai pada hari Jumat dan membuat..
Internasional - 3 hari yang lalu

Curi Ferarri 488 GTB, Pelaku Ditangkap Karena Kehabisan Bensin

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menahan seorang pria dari Georgia di San Rafael, California, Amerika Serikat (AS)..
News - 3 hari yang lalu

Polda Sumut Amankan Keluarga Teroris Penyerang Polisi

Beritacenter.COM - Guna mengungkap kasus penyerangan Pos Penjagaan Mapolda Sumut, polisi membawa isteri dan anak..
News - 4 hari yang lalu

Polisi Amankan 5 Orang Jaringan Teror Polda Sumut

Beritacenter.COM - Polisi sudah mengamankan lima orang anggota jaringan kasus penyerangan pos jaga di Mapolda..
News - 5 hari yang lalu

Takut Mudik, Rizieq Pilih Lebaran di Arab Saudi

Beritacenter.COM - Akhir bulan puasa, banyak orang melakukan ritual mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga..
News - 5 hari yang lalu

FPI Ngotot Gelar Takbir Keliling, Ini Rute-nya

Beritacenter.COM - Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, FPI akan tetap melaksanakan takbir..
News - 5 hari yang lalu

Jamaah An-Nadzir Melaksanakan Shalat Id Hari Ini

Beritacenter.COM - Jamaah An-Nadzir di Gowa Sulawesi Selatan hari telah melaksanakan salat Idul Fitri meski..
Peristiwa - 5 hari yang lalu

Kecelakaan Maut Tewaskan Enam Pemudik

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Probolinggo, Sabtu (24/6/2017). Enam orang pemudik tewas..
Nasional - 5 hari yang lalu

Pesan Penting Lukman Hakim Pada Seluruh Khotib Shalat Id

Beritacenter.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada seluruh khatib di seluruh masjid di Indonesia..
News - 5 hari yang lalu

Innalillah, Pemudik Tewas Diatas Kapal Karena Kelelahan

Beritacenter.COM - Mohadi (70), warga Depok Jawa Barat meninggal dunia di atas kapal Portlink V saat hendak mudik..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi