Jumat, 15 Desember 2017 - 15:27 WIB

GP Ansor : Lawan Prilaku FPI Persekusi Orang, Kalau Dibiarkan Bisa Ngelunjak

Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak.

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 02 Juni 2017 | 02:53 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Mario dan Ibunya bersama GP Ansor

Beritacenter.COM - Beredarnya sebuah video intimidasi terhadap seorang remaja berinisial PMA oleh sejumlah oknum Front Pembela Islam (FPI) menuai kecaman berbagai pihak. Pasalanya, oknum FPI yang main hakim sendiri itu melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas sangat menyayangkan adanya tindak intimidasi tersebut. Ia mengatakan, prilaku FPI yang seperti ini tidak bisa didiamkan, harus dilawan dan dilaporkan ke pihak kepolisian.

"GP Ansor, gerakan yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, telah bertemu dengan Putra Mario Alfian dan mengadvokasi dan menguatkan psikis anak ini yang dikeroyok di tengah malam dan dipukuli," kata Yaqut seperti dilansir BBC, Kamis, 1 Juni 2017.

Hanya karena dinilai telah melecehkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, bukan berarti oknum FPI bisa melakukan intimidasi, terlebih main hakim sendiri. Tampak dalam video yang kini viral di media sosial itu, salah satu oknum FPI beberapa kali menampar pipi remaja malang tersebut.

Tak hanya itu, remaja asal Cipinang Muara yang masih berusia 15 tahun itu juga diminta untuk menulis permintaan maaf yang ditandatangani diatas materai. Korban juga diminta untuk mewanti-wanti teman yang satu etnis dengannya agar tidak melakukan hal tersebut.

"Besok lu temen-teman lu yang sama etnis kayak lu, juga lu nasehati. Ini udah kejadian di gua, supaya nasibnya gak sama kaya lu. Ini mending lu gak diapa-apain, di Jakarta Barat udah gak berbentuk. Kalau FPI begini --kita pake proseduran, cuma masyarakat yang gak bisa nahan karena kenapa, Habib Rizieq Shihab bukan hanya milik FPI, punya umat Islam," ucap salah satu oknum FPI dalam video tersebut.

Yaqut mengaku salut dengan Mario yang hingga saat ini dapat tegar menerima perlakuan tersebut. Saat dalam perjalanan dari kontrakannya dan hendak dibawa kerumah RW, Mario masih tetap terlihat tegar.

"Sebenarnya sejak dari rumah dia sampai ke rumah RW sudah dipukuli, ditampar-tampar sama orang. Dia tegar, apa yang dirasakan hanya sakit sakit di badan bekas dipukul-pukul. Secara umum anak ini tegar dan anak yang biasa susah yang saya lihat." jelas Yaqut.

Mario yang berasal dari keluarga miskin itu hanya bisa pasrah saat segerombolan orang membawanya kerumah RW. "Ibunya punya anak tujuh dan janda, dan ini anak dari keluarga miskin, bagaimana ibunya mau melakukan sesuatu ketika datang serombongan orang yang berperilaku biadab seperti itu," ungkapnya.

"Setelah kejadian dan lebih mengenaskan ibu dan keluarga Mario lain diusir dari rumah kontrakannya karena yang punya rumah kontrakan takut kejadian itu akan terulang," tambahnya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari, Yaqut meminta Mario dan pihak keluarga untuk melaporkan orang-orang yang sudah memukulnya ke polisi. Terlebih pihak kepolisian juga sudah mendatangi kediaman Mario dan meminta hal serupa.

"Ansor melakukan gerakan ini, dengan harapan bisa menstimulasi kelompok yang mayoritas untuk ikut bersuara, menolak perilaku seperti yang dilakukan FPI ini," tegas Yaqut.

"Kalau dibiarkan mereka akan nglunjak, kalau dibiarkan saya tak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, perilaku begini harus dilawan supaya mereka tak nglunjak. Setelah ibu-ibu (dokter di Solok, Sumatra Barat), anak-anak, apa lagi, jangan-jangan nanti toko-toko, mal, apa aja mereka bisa lakukan kalau kita diamkan," tambahnya.

"Bila niat mereka tabayun atau klarifikasi, lakukan klarifikasi dengan baik dan tidak perlu dengan intimidasi...apalagi begini mereka pakai simbol dan nama Islam, FPT itu Front Pembela Islam, pakai nama Islam tapi jangan kelakuannya bikin malu umat Islam. Di Islam tidak diajarkan cara-cara intimidatif," kata Yaqut lagi.

Sejak berbagai kasus yang menyeret nama Imam Besar FPI Habib Rizieq mencuat, GP Ansor menyoroti berbagai kejadian persekusi yang dilakukan FPI. Bahkan, GP Ansor mencatat ada sebanyak 55 kejadian persekusi.

"Ada 55 kejadian beragam, ada Afi di Banyuwangi, meski tak didatangi tapi diteror melalui telepon, WhatsApp, media sosial karena karena tak setuju dengan perilaku imam FPI Rizieq Shihab," kata Yaqut.

Menanggapi kasus ini, Yaqut menghimbau dan mendorong masyarakat untuk ikut melaporkan mereka yang main hakim sendiri ke pihak kepolisian. Hal ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi.

"Ansor akan terus melakukan, kita akan menyuarakan dan mengkampanyekan, dan mengajak kelompok di masyarakat untuk berani bersuara dan jangan hanya diam,...tentu setiap kejadian dilaporkan ke kepolisian, kita jangan main hakim sendiri seperti yang mereka lakukan."

"Kita juga dorong harus ada tindakan yang memberikan efek jera kepada kelompok yang melakukan intimidasi salah satunya adalah proses hukum," tambah Yaqut.





Fokus : Persekusi


#Beritacenter #Habib Rizieq #FPI #Persekusi #GP Ansor #Rizieq Shihab #Intimidasi #FPI Main Hakim Sendiri #FPI Aniaya Anak di Bawah Umur #FPI Intimidasi Anak Di Bawah Umur


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






Kriminal - 11 menit yang lalu

Tim Saber Pungli Tankap Oknum Kepala Desa di Malang

Beritacenter.COM - Tim Saber Pungli Polres Malang menangkap tiga orang diduga melakukan suap pembuatan akta tanah di..
Nasional - 12 menit yang lalu

MUI Serukan Umat Islam Ikut Aksi Bela Palestina di Monas

Beritacenter.com - Dalam aksi bela Palestina Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel menghimbau kepada seluruh..
Hardware - 37 menit yang lalu

Woow, Drone Mematikan dan Sulit Dilacak Telah Hadir

Beritacenter.COM - Teknologi mutakhir telah membantu terciptanya drone mematikan dengan bobot yang lebih ringan,..
Kriminal - 45 menit yang lalu

Polres Serang Ringkus 4 Pelaku Pemerkosaan Dan Pembunuhan Sadis

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Serang berhasil mengamankan empat pelaku pemerkosaan dan pembunuhan sadis yang..
Software - 46 menit yang lalu

17 Live Luncurkan Streaming 100 Persen Halal

Beritacenter.com - Streaming 17 Live kini dalam kehadirannya kurang lebih selama satu tahun di Indonesia menegaskan..
Software - 57 menit yang lalu

Aplikasi Chat Line Luncurkan Fitur Baru

Beritacenter.com - Aplikasi chatting Line kini baru meluncurkan fitur untuk dapat menghapus pesan terkirim (unsend)..
News - 59 menit yang lalu

Geger! Wanita Diduga PSK Tewas Nyaris Bugil di Rumah Kontrakan

dijelasin kepada petugas jika selama ini korban adalah wanita berprofesi sebagai PSK di kawasan Puncak.
Nasional - 1 jam yang lalu

Dua Bendungan Di Bogor Dapat Mengurangi Banjir Jakarta

Beritacenter.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi meninjau pembangunan Bendungan Sukamahi..
News - 1 jam yang lalu

Polisi Persempit Ruang Gerak Preman di Jakarta

Beritacenter.com - Operasi yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Jakarta berhasil menciduk sebanyak 1.475..
Ekonomi - 2 jam yang lalu

Begini Alasan Pemerintah Harus Pindahkan Ibu Kota

Beritacenter.com - Rencana pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota DKI Jakarta dengan tujuan ingin mendapatkan sumber..
News - 2 jam yang lalu

Antisipasi Bencana Banjir, Polda Metro Jaya Siagakan Tim Untuk Bantu Masyarakat

Beritacenter.com - Polda Metro Jaya berencana menyiapkan puluhan personelnya dalam mengantisipasi banjir di ibu kota..
Kriminal - 3 jam yang lalu

Polisi Bekuk Pengedar Uang Palsu di Megamendung

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Megemendung mengamankan seorang pengedar uang palsu berisinial YR (40), saat hendak..
Teknologi - 4 jam yang lalu

Lampu Jalan Terancam Punah Dimasa Depan Diganti Pohon-pohon Menyala

Beritacenter.COM - Jalanan di masa depan tidak lagi diterangi lampu-lampu jalan seperti saat ini, penerangan nantinya..
Entertainment - 5 jam yang lalu

Dewi Perssik Blak-blakan Beberkan Sifat Asli Raffi Ahmad

Beritacenter.COM - Pedangdut Dewi Perssik membocorkan sifat asli Raffi Ahmad dengan sebutan humble. Blak-blakan..
Nasional - 5 jam yang lalu

Pemprov DKI Resmi Cabut 2 Raperda Terkait Reklamasi

Beritacenter.COM - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mencabut dua rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait..
Kesehatan - 5 jam yang lalu

Manfaat Bercinta Dipagi Hari Untuk Mengalihkan Ritual Kopi

Beritacenter.COM - Bangun pagi rasanya tidak sempurna jika tidak langsung melihat secangkir kopi diatas meja...
News - 6 jam yang lalu

Waspadai Hujan Angin Disertai Petir Guyur Wilayah Jakarta Hari Ini

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar mewaspadai hujan..
Bola - 6 jam yang lalu

Jose Mourinho Kehilangan Bek Andalan Eric Bailly

Beritacenter.COM - Bek tengah Manchester United (MU), Eic Bailly mengalami cidera serius dibagian pergelangan kakinya..
Kriminal - 6 jam yang lalu

'Door' Bandit Jalanan Terjungkal Ditembak Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Lampung melumpuhkan satu dari tiga bandit jalanan yang telah 10 kali merampas motor..
News - 7 jam yang lalu

Persiapan Pilkada Serentak 2018, Polres Nganjuk Beserta Jajaran Laksanakan Gladi Lapang Pengamanan

Gladi Lapang Pengamanan Tahapan Pilkada Serentak TA 2018 dan Sispam Kota Nganjuk dimulai pukul 07.30 WIB. AKBP Dewa..
Kesehatan - 8 jam yang lalu

"Ngopi " di Pagi Hari Cukup 30 Menit, Rasakan Manfaatnya

Beritacenter.COM - Sebelum melakukan aktivitas dipagi hari alangkah baiknya diawali dengan secangkir kopi dan..
Moto GP - 9 jam yang lalu

Marc Marquez Tak Ingin Tinggalkan Repsol Honda, Ini Alasanya

Beritacenter.COM - Pembalap muda berbakat Marc Marquez mengatakan bahwa dirinya tidak ingin tinggalkan timnya untuk..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi