Monday, 19 Feb 2018
Temukan Kami di :
Peristiwa

Diguyur Hujan Deras, 22 Kelurahan di Kecamtan Kota Bima NTB Terendam, 2.500 WargaTerpaksa Mengungsi

Adi Mulyadi - 27/03/2017 10:16

Beritacenter.com - Bencana banjir melanda Provisi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Minggu (26/3/2017). Akibatnya, sebanyak 2.500 warga di lima Kecamatan Kota Bima terpaksa mengungsi.

Ribuan warga tersebut di tampung di 15 titik lokasi pengusngsian, yakni Masjid Sultan Salahudin Paruga, Masjid Baitul Hamid Penaraga, Masjid Nurul Mubin Penaraga, Masjid Istiqomah Penatoi dan Kantor Wali Kota Bima.

Selanjutnya, di Masjid Lewirato, Kantor KPPN Bima, RS PKU Muhammadiyah, SMPN 13 Tanjung, Masjid Al-Muwahidin Pane, Toko Bolly Monggonao, Gunung Raja Dara, Jalan Baru Tanjung, Masjid Baitul Maqdis Tanjung, Kantor FIF Nae dan Paruga Nae Manggemaci.

Pelaksana Tugas Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin, mengatakan pihaknya telah membagikan bantuan berupa 1.500 paket nasi bungkus dan air minum dalam proses evakuasi.

Ia menuturkan, berdasarkan pantauan pemerintah pada Senin (27/3/2017) dini hari tadi, tercatat sebanyak 22 kelurahan di lima Kecamatan Kota Bima, Provinsi NTB terdampak banjir, dengan rincian 4 kelurahan di Kecamatan Rasanae Timur, 3 kelurahan di Kecamatan Raba dan 8 kelurahan di Kecapatan Mpunda, serta 6 kelurahan di Kecamatan Rasanae Barat.

Ia mengungkapkan, penyebab banjir adalah curah hujan di hulu sungai yang begitu tinggi, sehingga Sungai Padolo dan Sungai Salo meluap ke permukiman dan areal persawahan warga.

"Minggu, pukul 16.30 WITA air mulai masuk ke permukiman," katanya, Senin (27/3/2017).

Awalnya, kata dia, banjir melanda 16 kelurahan di lima kecamatan, yakni Kelurahan Paraga, Penatoi, Lewirato, Sadia, Mande, Manggemaci, Monggonao, Nae, Sarae, Penaraga, Pane, Dara, Melayu, Tanjung, Kumbe dan Dodu.

"Air sudah surut dan sebagian warga mulai kembali ke rumah, Senin pagi ini," tandas Syahrial.



Berita Lainnya

Banjir Kawasan Pantura Kian Meluas

18/02/2018 13:20 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat