Sunday, 18 Feb 2018
Temukan Kami di :
News

Soal Aksi 112, Polda Metro : Jika Tetap Memaksa, Kami Bubarkan

Sari Intan - 08/02/2017 16:06

Beritacenter.com - Rencana aksi bela islam yang dimotori oleh ormas Front Pembela Islam (FPI) akan digelar pada Sabtu (11/2) mendatang. Namun, bersamaan dengan itu, pada tanggal 12-14 Februari merupakan hari tenang menjelang pilkada serentak 2017.

Menanggapi rencana aksi tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa aksi pada 11 Februari dilarang, karena menurut undang-undang, pada hari tersebut dilarang melakukan kegiatan yang bisa mengganggu ketertiban umum.

“Polda Metro Jaya menegaskan kembali untuk kegiatan turun kejalan tanggal 11 Februari dilarang. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1989 Pasal 6 menyebutkan, untuk menyampaikan pendapat kalau mengganggu ketertiban umum itu tidak diperbolehkan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (8/2/2017).

“Nanti kalau tetap melakukan kegiatan kita kenakan Pasal 15, kami bubarkan. Kalau masih tetap juga bisa kita kenakan Pasal 16, kami bisa memberi sanksi,” sambungnya.

Argo juga menjelaskan bahwa polri telah berkoordinasi dengan KPU DKI, Panwaslu, TNI dan Plt Gubernur untuk menertbkan massa aksi yang tetap nekat menggelar aksi pada Sabtu mendatang.
Meskipun begitu, kepolisian tidak melarang jika massa hanya melaksanakan salat subuh berjamaah.

“Kalau salat di masjid silahkan saja ya,” paparnya.

“Kita akan persiapkan semua. Kita turunkan personel pengamanan. Kita harap juga FPI (Front Pembela Islam) imbau masyarakat untuk tidak turun ke jalan. Jadi kita saling komunikasi,” tambahnya.



Berita Lainnya

DPR Digaji Rakyat Tapi Tak Mau Dikritik?

18/02/2018 10:30 - Hiliyah Azizah
Kemukakan Pendapat