Monday, 19 Feb 2018
Temukan Kami di :
Kriminal

Bocah SD, Diancam dan Dipaksa, Setelah Dicabuli Diberi Uang Rp6 Ribu Oleh Pamannya

Abe --- - 19/01/2017 14:24

Beritacenter.COM - Bejat, mungkin kata ini yang pastas sebagai julukan untuk Ripai karena tega menyetubuhi keponakannya sendiri yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) kelas IV. Akibat perbuatan memalukan tersebut, korban mengalami trauma dan tak mau lagi pergi ke sekolah.

Pelaku berusia 20 tahun yang tak lain adalah pamannya sendiri kini sudah mendekam di tahanan Mapolsek Cilincing.

"Dari pengakuan pelaku, Ripai sudah melakukan pencabulan sudah berlangsung 10 kali dilakukan saat kondisi rumah sedang sepi," ujat Kapolsek Cilincing, Kompol ALi Zusron, Kamis (19/1).

Ripai mengakui semua perbuatannya yang selama ini dilakukan terhadap keponakannya. Dia juga mengatakan bahwa perbuatannya terhadap korban dilakukan dengan memaksa dan mengancam korban, setelah puas melakukan keinginannya, pelaku memberikan uang Rp 6 ribu agar korban tidak memberitahu ibunya.

"Jadi selama ini usai dicabuli korban diiming-iming uang oleh pelaku. Saat perbuatan itu berlangsung korban dipaksa," Jelas Ali.

Kasus pencabulan itu mulai terbongkar ketika ibu korban L (33) mendengar dari ibu teman anaknya bahwa anaknya dicabuli oleh pamannya. Ibu teman anaknya mengetahui peristiwa itu karna korban sering bercerita pada teman-temannya perbuatan pamannya itu.

Mendengar informasi tersebut, L langsung menanyakan kepada korban termasuk pelaku yang merupakan adik kandungnya. Setelah didesak akhirnya mengakui perbuatan pencabulan itu. Ibu korban yang marah lagnsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Cilincing, Rabu (18/1).

Mendapat laporan pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan langsung diciduk tanpa perlawanan dan diamankan ke Polsek Cilincing. Dari hasil visum diketahui bahwa korban mengalami pencabulan dimana alat kelamin korban sudah sobek terkena benda tumpul.

Terakhir perbuatan cabul dilakukan pelaku di dalam kamar mandi saat ibu korban tidak di rumah. Pelaku kemudian memaksa korban menciumi alat vital. Korban sendiri takut karena pelaku adik ibunya. “Perbuatan itu berlangsung saat pelaku numpang tidur di rumah korban,” tukasnya.

Kini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia dijerat pasal Pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak anak dibawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat